BREAKING NEWS
 

Mukhtarudin Dorong Brain Circulation melalui Program Pemberdayaan Purna PMI

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 25 Desember 2025 20:20 WIB
Foto: Kementerian P2MI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang juga menjabat Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menekankan pentingnya konsep brain circulation atau sirkulasi talenta bagi pekerja migran Indonesia yang telah menyelesaikan kontrak kerja di luar negeri.

Dalam pernyataan resminya,Mukhtarudin menyatakan bahwa purna pekerja migran yang kembali ke Tanah Air setelah masa kontrak berakhir, misalnya kontrak 3 tahun memiliki potensi besar untuk menerapkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri.

"Pekerja migran kan pejuang ekonomi keluarga dan pembangunan bangsa. Setelah kontrak selesai, mereka bisa kembali ke Indonesia untuk berbagi ilmu, menjadi tenaga ahli, atau bahkan berwirausaha," tutur Mukhtarudin, Kamis (25/12/2025). 

Brain circulation adalah pergerakan melingkar tenaga kerja terampil antarnegara, di mana para profesional memperoleh pengalaman internasional

Baca juga : Djarum Foundation-PB Perpani Perkuat Piramida Pembinaan Panahan

"Tapi kemudian kembali atau tetap berkontribusi bagi negara asal, menciptakan aliran dua arah talenta yang saling menguntungkan," jelas Mukhtarudin.

Konsep brain circulation ini, kata Mukhtarudin, bertujuan mencegah brain drain permanen dan mengubahnya menjadi brain gain bagi Indonesia.

Adsense

"Dengan pengalaman kerja di negara maju, purna Pekeja Migran dapat mentransfer teknologi, keterampilan, dan inovasi ke dalam negeri, sehingga mendukung visi Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Mukhtarudin menegaskan bahwa Kementerian P2MI terus menyiapkan program pemberdayaan khusus bagi purna pekerja migran.

Baca juga : Kemenko PM Gagas Standardisasi Program Pemberdayaan Nasional Lewat Berdaya Bersama

Program ini mencakup pelatihan kewirausahaan, fasilitasi akses modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), reintegrasi sosial ekonomi, serta pendampingan untuk memanfaatkan remitansi secara produktif.

"Kementerian P2MI berkomitmen memberikan dukungan dari hulu hingga hilir. Bagi purna Pekerja Migran, kami sediakan program pemberdayaan agar mereka tidak hanya pulang dengan tabungan, tapi juga dengan bekal untuk mandiri, membuka usaha, menciptakan lapangan kerja, atau berkontribusi di sektor industri dalam negeri," imbuh Mukhtarudin.

Langkah ini, menurut Mukhtarudin, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan keterampilan Pekerja Migran menjadi middle hingga high-skill.

Di akhir tahun 2025 ini, Kementerian P2MI juga terus memperkuat sinergi dengan kementerian lain untuk memastikan purna Pekerja Migran dapat berkontribusi maksimal bagi pembangunan nasional.

Baca juga : Mukhtarudin dan Yandri Sinergikan Program Desa Migran Emas & Desa Tematik

Mukhtarudin mengajak seluruh purna pekerja migran untuk memanfaatkan program ini, serta masyarakat untuk mendukung reintegrasi mereka.

"Mari kita jadikan pengalaman luar negeri sebagai modal sirkulasi talenta yang memperkuat Indonesia," pungkas Mukhtarudin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense