Dark/Light Mode

UIN Jakarta Dorong Peran Indonesia sebagai Juru Bicara Perdamaian Global

Kamis, 27 November 2025 13:28 WIB
Foto: UIN Jakarta.
Foto: UIN Jakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi tuan rumah Seminar Internasional bertajuk “Indonesia’s Contribution to Contemporary Global Peace and Conflict Resolution,” sebuah forum yang menegaskan peran Indonesia sebagai penyeimbang moral di tengah dinamika geopolitik dunia.

Seminar ini menampilkan keynote speech dari Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, serta sambutan dari Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar.

Menag Nasaruddin Umar menyampaikan, meskipun konflik global dipicu oleh kepentingan politik dan ekonomi, Indonesia memiliki modalitas besar untuk berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia.

“Indonesia sebagai muslim yang besar di dunia memiliki modalitas yang besar dalam ikut serta menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat Konstitusi,” ujarnya.

Menag secara khusus menyoroti konsistensi Indonesia dalam isu Israel–Palestina yang menjadi perhatian masyarakat sebagai wujud solidaritas ukhuwwah Islamiyyah.

Baca juga : World Tour Finals 2025, Pemain Indonesia Masuk Grup Neraka

Ia menggarisbawahi peran aktif Presiden Prabowo Subianto, yang pada Sidang Umum ke-80 PBB pada 23 September 2025, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap Solusi Dua Negara (Two-State Solution).

“Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam KTT tersebut menegaskan posisi Indonesia yang disegani untuk mengambil peran nyata dalam diplomasi perdamaian global,” katanya, merujuk pada KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, 13–14 Oktober 2025.

Selain diplomasi politik, Menag menekankan pentingnya diplomasi kemanusiaan, termasuk pengiriman tim medis dan pembangunan rumah sakit yang melibatkan masyarakat sipil.

Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar menegaskan, diplomasi Indonesia merupakan diplomasi kemanusiaan, bukan ekspansi geopolitik.

“Fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus demokrasi terbesar ketiga membuktikan bahwa Islam, demokrasi, dan kemanusiaan dapat berjalan seiring,” ujarnya.

Baca juga : Promosi Pariwisata Indonesia di Rumania Potensial Hasilkan Rp10 Miliar

Menurutnya, Indonesia kini dipandang sebagai pemimpin moral dunia Islam, dihormati karena keteladanan dalam menjaga harmoni dan martabat kemanusiaan.

Diplomasi tersebut diperkuat Kementerian Agama melalui dialog antaragama dan religious soft diplomacy, yang menjadikan Indonesia model kerukunan beragama bagi dunia.

Sebagai tindak lanjut pernyataan Presiden Prabowo di PBB, Menag Nasaruddin Umar mengumumkan inisiatif Kemenag untuk memperluas kontribusi Indonesia melalui sektor pendidikan.

“Kalau ada seribu mahasiswa Palestina mau belajar di Indonesia, kita siap. Kita punya 58 UIN, tinggal dibagi saja. Itu ringan untuk kita, dan itu sekaligus menguatkan nama besar Indonesia dan Pak Prabowo,” ungkapnya.

Menag menekankan perlunya artikulasi cepat terhadap visi Presiden melalui rangkaian seminar di berbagai UIN, seperti UIN Makassar, UIN Sumatera Utara, dan UIN Surabaya, untuk memperkuat posisi Indonesia sekaligus menggali kearifan lokal.

Baca juga : IITS 2025 Dorong Percepatan Transformasi Transportasi Publik Di Kawasan Global South

Hasil dari rangkaian diskusi tersebut akan dirumuskan secara komprehensif oleh UIN Jakarta sebelum disampaikan kepada Presiden melalui Kementerian Luar Negeri.

Seminar internasional ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dr. H. Abdurrahman M. Fachir (Diplomat, Wamenlu 2014–2019), Rizal Sukma, Ph.D (Dewan Penasihat IDEA), Dinna Prapto Raharja, Ph.D (Akademisi dan Pengamat Hubungan Internasional), Malika Ouacha, Ph.D (Adjunct Assistant Professor, Indianapolis University, AS), serta Prof. Amelia Fauzia, Ph.D selaku moderator dan Kepala LPPM UIN Jakarta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.