RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Fajar Riza Ul Haq mengajak umat Muslim menyambut bulan suci Ramadan dengan memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi iman, akhlak, dan kepedulian sosial. Seruan itu sekaligus disandingkan dengan penguatan Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Pesan tersebut disampaikan Wamen Fajar dalam acara Tarhib Ramadan di Gedung Negara, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (8/2/2026). Menurutnya, Ramadan adalah “sekolah kehidupan” yang mengajarkan disiplin, empati, kejujuran, dan tanggung jawab sosial—nilai inti pendidikan karakter.
“Puasa tidak berhenti pada menahan lapar dan dahaga. Ramadan harus melahirkan perubahan perilaku. Kita naik kelas, bukan hanya dalam ibadah personal, tetapi juga akhlak, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kebangsaan,” ujar Fajar.
Baca juga : Wamen Fajar Sosialisasikan Gerakan Jumat Bersih Di Sekolah
Ia menekankan, kesalehan individu mesti berbuah pada etika publik, ketaatan aturan, serta kepedulian lingkungan. Dalam konteks kebangsaan, kesalehan itu berjalan seiring dengan ketaatan kepada ulil amri selama berada dalam koridor konstitusi dan keadilan.
Wamen Fajar juga mengaitkan Ramadan dengan tantangan darurat sampah nasional. Dengan produksi sampah harian yang besar dan tingkat pengolahan yang masih rendah, Ramadan dinilai momentum tepat membangun kebiasaan kecil berdampak besar, mengurangi sampah, memilah organik dan non-organik, serta membiasakan hidup bersih.
Gerakan Indonesia ASRI, lanjutnya, tidak cukup dipahami sebagai kebijakan, melainkan kesadaran kolektif yang ditopang nilai keimanan. “Menjaga kebersihan bagian dari iman. Ramadan waktu terbaik menanamkan kebiasaan baik yang berdampak jangka panjang bagi lingkungan dan kesehatan,” kata Fajar.
Baca juga : Sambut PM Albanese, Prabowo Perkuat Pilar Pendidikan dan Ekonomi RI-Australia
Dalam aspek ibadah, ia mendorong tadarus Al-Qur’an yang bermakna. Yaitu membaca, memahami, dan mengamalkan, agar ibadah tak berhenti pada ritual, melainkan memberi manfaat nyata bagi sesama.
Bupati Sumedang Ahmad Dony Munir menyatakan kesiapan pemda berkolaborasi menjadikan Ramadan sebagai bulan pendidikan karakter. Nilai puasa, katanya, selaras dengan penguatan disiplin, kesadaran sosial, dan kepedulian lingkungan. Sementara Ketua PDM Sumedang Dadang Setiawan mengapresiasi kehadiran Wamen Fajar dan berharap Tarhib Ramadan memperkuat kesiapan umat menyambut bulan suci dengan ilmu dan kebermanfaatan.
Kegiatan Tarhib Ramadan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta masyarakat dari berbagai elemen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.