BREAKING NEWS
 

Menjelang Ramadan–Lebaran, Pemerintah Guyur Bansos Dan Diskon Tiket Mudik

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 11 Februari 2026 08:05 WIB
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah mengguyur rakyat dengan bantuan sosial (bansos) dan diskon tiket mudik. Sejumlah insentif tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya beli rakyat dan menggerakkan perekonomian.

Pengumuman paket insentif itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026) siang.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Para menteri kompak mengenakan setelan kemeja putih dan celana panjang hitam.

Airlangga mengatakan, diskon transportasi diberikan dalam rangka menyambut libur Lebaran dengan total anggaran mencapai Rp 911,16 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN.

Diskon transportasi mencakup potongan harga tiket kereta api sebesar 30 persen untuk periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. Selain itu, tiket kapal PT Pelni (Persero) juga mendapat diskon 30 persen untuk perjalanan 11 Maret–5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.

Pada sektor angkutan penyeberangan, lanjut Airlangga, PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen pada periode 12–31 Maret 2026. Program ini menargetkan 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Sementara itu, tarif angkutan udara kelas ekonomi untuk penerbangan domestik juga didiskon sebesar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang.

Baca juga : Kepuasan Rakyat Tinggi, Prabowo Dua Periode Makin Tak Terbendung

Airlangga mengatakan, untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, pemerintah juga mendorong penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja swasta.

“Diberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja, baik untuk ASN maupun pekerja swasta,” ujar Airlangga.

Selain diskon transportasi, kata Airlangga, Pemerintah menyiapkan bantuan pangan bagi 35,04 juta masyarakat miskin yang berada pada desil 1–4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni kelompok sangat miskin, miskin, hampir miskin, dan rentan miskin.

Bantuan pangan tersebut berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng yang disalurkan selama dua bulan untuk memperkuat daya beli masyarakat selama Ramadan. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11,92 triliun untuk program ini, yang mulai disalurkan pada pertengahan Februari 2026.

“Bantuan pangan ini untuk memperluas daya beli dan memperkuat sisi permintaan,” kata Airlangga.

Adsense

Ia meminta kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah mendukung kelancaran distribusi bantuan pangan, terutama dari sisi logistik.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pihaknya akan menyalurkan dua jenis bantuan sosial. Pertama, bansos reguler berupa Bantuan Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca juga : Pemerintah Perkuat Keamanan Pangan

Bansos ini menyasar 18 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran sebesar Rp 17,5 triliun,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Kedua, bansos kebencanaan yang diperuntukkan bagi Sumatera dan daerah-daerah terdampak bencana lainnya, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,3 triliun. Berikutnya bantuan rehabilitasi sosial.

“Secara keseluruhan nilainya mencapai Rp 20 triliun. Hingga hari ini, yang sudah kami salurkan lebih dari Rp 17 triliun,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah juga kembali membuka program mudik gratis Lebaran untuk meringankan beban rakyat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan mudik gratis menggunakan 401 unit bus ke 34 provinsi tujuan.

Pemerintah menyediakan tiket gratis transportasi kelas ekonomi dengan target sekitar 50.000 penumpang. Pemerintah juga menyediakan mudik gratis menggunakan kereta api untuk lintas utara, tengah, dan selatan Jawa dengan target 28.182 penumpang.

Program mudik gratis tersebut akan dibuka secara bertahap menjelang periode mudik melalui kanal resmi pemerintah dan mitra transportasi.

Baca juga : Koordinasi BI-Pemerintah Sekarang Lebih Gampang

Sementara, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau, pengusaha menerapkan kebijakan WFA sesuai dengan ketentuan Pemerintah. Ia menegaskan, kebijakan WFA tidak boleh dihitung sebagai cuti tahunan.

“Pekerja atau buruh yang melaksanakan WFA tetap menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan kewajibannya,” kata Yassierli.

Ia juga meminta pengusaha tidak memotong gaji karyawan yang menjalankan WFA. Pelaksanaan kebijakan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan, stimulus ekonomi pada kuartal I-2026 dirancang untuk memudahkan mobilisasi masyarakat sekaligus menjaga daya beli.

Pemerintah berharap masyarakat dapat merencanakan mudik dengan lebih fleksibel, sementara aktivitas ekonomi dan pariwisata tetap bergerak. “Bantuan pangan juga diberikan agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi jutaan keluarga,” ujar Teddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense