BREAKING NEWS
 

Agus Fatoni Raih Excellence in Regional Financial Governance 2026

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 22 Februari 2026 14:45 WIB
Foto: Kemendagri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 (ITAY 2026) bertema Transforming for Reinventing Indonesia.

Penghargaan diserahkan oleh Komisaris Metro TV Suryopratomo di Studio Grand Metro TV, Jakarta, Jumat (20/2/2026) malam.

Ajang ITAY 2026 menjadi seruan untuk berani bergerak maju, melampaui zaman, memperbaiki sistem, dan menciptakan lompatan baru melalui inovasi, kepemimpinan visioner, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca juga : GoApotik Raih Predikat Excellent Di Digital Marketing 2025

Dalam sambutannya, Fatoni menyampaikan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian atas arahan dan dukungan dalam mendorong optimalisasi pengelolaan keuangan daerah.

Ia juga mengapresiasi kepala daerah, pemerintah daerah, serta kementerian/lembaga yang berkolaborasi memperkuat tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, efektif, efisien, inovatif, dan kreatif.

Adsense

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua itu menegaskan bahwa penghargaan ini bukan untuk pribadi, melainkan untuk Kemendagri, khususnya jajaran Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, serta pemerintah daerah.

Baca juga : Bekuk Real Madrid, Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk Kementerian Dalam Negeri, khususnya teman-teman di Ditjen Bina Keuangan Daerah dan tentu untuk pemerintah daerah,” tutur Fatoni.

Ia menambahkan, Ditjen Bina Keuangan Daerah secara konsisten memperkuat implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) sebagai instrumen utama transformasi digital pengelolaan keuangan daerah guna menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan APBD.

“Dalam tata kelola keuangan daerah, tidak hanya pengelolaan uang, tetapi juga optimalisasi BUMD, BLUD, BMD, kerja sama pemerintah daerah, serta sumber pendapatan lain. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan dan digunakan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca juga : Barcelona All Out di Final Piala Super Spanyol 2026

Di bawah kepemimpinan Fatoni, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri terus memperkuat tata kelola keuangan daerah untuk mendukung program prioritas dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat reformasi pengelolaan keuangan daerah guna mendukung terwujudnya Indonesia maju, berdaulat, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Penilaian ITAY 2026 dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri atas akademisi, praktisi, dan jurnalis senior, dengan lima kriteria utama: prestasi, inovasi, transformasi, kompetensi inti, dan kontribusi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense