RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap upaya dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian Bangsa Indonesia di tengah terjadinya dinamika konflik global dewasa ini.
Di tengah konflik global, Sigit memaparkan bahwa, Pemerintah Indonesia terus melakukan diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif. Hal itu juga disertai komitmen pada prinsip negara non blok guna memitigasi dampak eskalasi global.
Selain itu, kata Sigit, Indonesia juga turut berperan aktif dalam mendorong upaya perdamaian antara Palestina dan Israel, serta Iran dan Israel-Amerika Serikat dengan bergabung dalam Board of Peace melalui pendekatan Two State Solution.
Baca juga : Kapolri Ingatkan Ojol dan Buruh Jaga Persatuan Dan Stabilitas Nasional
Menyikapi dinamika global tersebut, Sigit menegaskan, Pemerintah telah menetapkan berbagai program dan kebijakan yang dirumuskan dalam misi Asta Cita, 17 program prioritas, 8 program hasil terbaik cepat, serta 8 sasaran prioritas nasional.
"Berbagai kebijakan tersebut diwujudkan melalui upaya hilirisasi energi dan industri serta swasembada pangan guna memperkuat kemandirian bangsa, sehingga Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri," kata Sigit dalam apel ojol dan buruh kamtibmas "Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae" di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (8/3/2026).
Sigit mengungkapkan, saat ini, Pemerintah mendorong hilirisasi di berbagai sektor, antara lain industri bauksit, baterai listrik, otomotif, semikonduktor, serta berbagai komoditas strategis lainnya.
Baca juga : Konflik Timur Tengah: Putin dan Presiden Iran Sepakat Jaga Kontak
Secara keseluruhan terdapat sekitar 18 program hilirisasi besar, termasuk proyek waste to energy yang tersebar di 34 wilayah. Selain itu, penguatan juga dilakukan pada sektor pangan, perikanan, dan industri makanan.
Pemerintah juga mendorong peningkatan lifting minyak melalui pembukaan sumur-sumur baru, optimalisasi pengelolaan sumur tua, serta mengurangi ketergantungan impor dari negara lain khususnya terkait pangan dan energi.
"Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang ekonomi dan lapangan kerja yang luas. Untuk itu, diperlukan dukungan bersama, termasuk dari para buruh dan rekan-rekan ojek online, sehingga seluruh program berjalan on the track dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas," tutur Sigit.
Baca juga : Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional
Menurut Sigit, salah satu hal penting yang perlu dijaga adalah iklim investasi yang kondusif, sehingga hilirisasi dan investasi dapat terus berkembang, baik melalui Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
"Karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," tutup Sigit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.