Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Konflik Timur Tengah: Putin dan Presiden Iran Sepakat Jaga Kontak
Sabtu, 7 Maret 2026 10:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian sepakat untuk saling menjaga kontak. Hal ini diungkap Kremlin, usai kedua pemimpin negara menggelar pembicaraan lewat telepon, Jumat (6/3/2023). "Disepakati bahwa kontak dengan pihak Iran akan terus dijaga melalui berbagai saluran," demikian keterangan resmi Kremlin, Jumat (6/3/2026).
Dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran, Putin kembali menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei beserta anggota keluarganya, kepemimpinan militer serta politik negara, serta banyaknya korban sipil akibat serangan bersenjata Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, yang dimulai sejak 28 Februari 2026.
Baca juga : Kirim Surat Lewat Menlu, Presiden Sampaikan Duka Cita Wafatnya Khamenei
Putin juga kembali menegaskan pendirian prinsipil Rusia yang mendukung penghentian permusuhan segera, dan penolakan kekerasan sebagai metode penyelesaian konflik apa pun yang terkait Iran atau masalah Timur Tengah lainnya, serta menekankan pihak berkonflik untuk segera kembali ke jalur penyelesaian diplomatik.
"Dalam hal ini, Presiden Rusia memastikan akan terus menjalin kontak dengan para pemimpin negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk," sebut Kremlin.
Baca juga : Konflik Timur Tengah Ancam MotoGP Qatar 2026
Kremlin juga memaparkan, Presiden Iran menyampaikan terima kasih atas solidaritas Rusia kepada rakyat Iran dalam membela kedaulatan dan kemerdekaan negara mereka. "Presiden Iran juga memberikan informasi rinci tentang perkembangan selama fase aktif terbaru konflik tersebut," pungkas Kremlin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya