Sebelumnya
Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Nandang Sudrajat mengatakan poligonisasi padi gogo merupakan upaya untuk memasukkan produksi padi gogo ke dalam sampling KSA BPS.
Dengan adanya poligonisasi ini, luas lahan dan panen hingga produksi padi gogo di Kabupaten Sukabumi dan secara nasional dapat dimasukkan dalam perhitungan produksi beras nasional.
Dikatakan, Kabupaten Sukabumi ini merupakan daerah yang memiliki potensi lahan padi gogo yang sangat luas, potensinya ada sekitar 37 ribu hektar. Hal ini yang menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai percontohan kegiatan poligonisasi ini untuk diterapkan ke semua daerah di Indonesia.
Baca juga : Pemerintah Kendalikan Alih Fungsi Lahan Sawah
"Harapannya potensi lahan padi gogo ini dapat digarap dengan optimal oleh daerah dan Kementerian Pertanian tentunya akan mendukung dan memfasilitisi penuh. Misalnya bibit, pupuk, alat mesin pertanian dan juga harganya agar memberikan keuntungan bagi petani," pinta Nandang.
Ketua Kelompok Hidup Baru, Desa Bojong Jengkol, Jampang Tengah, Sukabumi, Ujang Sofyan Syarif mengatakan sangat senang dengan hadirnya program penanaman padi gogo yang menjadi program prioritas Kementerian Pertanian saat ini.
Penanaman padi gogo saat ini masih bersifat musiman yakni setahun sekali dengan produksinya 3 sampai 4 ton per hektar.
Baca juga : PHE Perkuat Produksi Migas Nasional, Industri Asuransi Jadi Mitra Strategis
"Oleh karena itu dengan hadirnya program ini dapat memberikan semangat bagi petani untuk konsisten menanamnya setiap tahun bahkan kami yakin bisa tanam dua kali setahun. Ini asalkan didukung oleh pemerintah dan memang hingga saat ini pemerintah terus memberikan bantuan benih dan pupuk juga pendampingan penyuluh yang sangat bagus," ucapnya.
"Namun kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan alat mesin pertanian karena pengolahan lahan saat ini sudah modern sehingga kami membutuhkan bantuan cultivator kecil. Ini sangat membantu petani untuk mengolah lahan yang konturnya berlereng," tambah Ujang.
Perlu diketahui, kegiatan poligonisasi di Kabupaten Sukabumi ini dilakukan mulai tanggal 11 hingga 13 Maret 2026. Poligonisasi dilakukan di 11 kecamatan yakni Kecamatan Waluran, Cisolok, Kabandungan, Cikidang, Cidadap, Jampang Tengah, Simpenan, Jampangkulon, Warungkiara, Nyalindung dan kecamatan Ciracap. Poligonisasi menggunakan drone, aplikasi ArcGis Field Map dan pengisian kuesioner identifikasi Padi Gogo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.