RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terus memperluas pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam berbagai layanan publik.
Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas akses layanan bagi masyarakat.
Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil, Muhammad Nuh Al Azhar, mengatakan implementasi IKD telah diuji melalui proyek percontohan dalam program percepatan transformasi digital pemerintah di Kabupaten Banyuwangi.
Baca juga : Pemkot Tangsel Luncurkan Pelayanan Publik Berbasis AI Tangsel One dan HELITA
Hal tersebut disampaikannya usai pembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Data Kependudukan bagi Aparat Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2026 Angkatan I di Savero Hotel, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).
Dalam program tersebut, sekitar 351 ribu calon penerima bantuan sosial (bansos) dapat mengakses layanan tanpa menggunakan fotokopi KTP elektronik. Verifikasi identitas dilakukan melalui aplikasi IKD berbasis ponsel.
Meski demikian, bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga 4 yang belum memiliki perangkat ponsel, layanan tetap dapat diakses melalui teknologi face recognition dengan dukungan agen pendamping di lapangan.
Baca juga : Gubernur Fakhiri: Otoda Harus Perkuat Layanan Publik Dan Kemandirian Fiskal
Selain untuk penyaluran bantuan sosial, pemanfaatan IKD juga mulai diterapkan dalam layanan perbankan.
Tercatat sekitar 287 ribu masyarakat telah membuka rekening di Bank BNI tanpa menggunakan fotokopi KTP, melainkan melalui proses verifikasi berbasis IKD.
“Jadi sudah dimulai pemanfaatan IKD di berbagai sektor,” ujar Nuh kepada awak media.
Baca juga : Super Tim Tepung Perkuat Layanan Haji 2026
Menurutnya, berbagai implementasi tersebut menunjukkan bahwa identitas digital memiliki potensi besar dalam mendukung integrasi layanan publik lintas sektor.
Ke depan, Ditjen Dukcapil akan terus mendorong pengembangan IKD agar dapat dimanfaatkan lebih luas, tidak hanya untuk pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga pada sektor-sektor strategis lainnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efisien, inklusif, dan berbasis data.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.