BREAKING NEWS
 

Bidik 400 Ribu Bedah Rumah, Ara Apresiasi Dukungan Kemendagri, BPS Dan Pemda

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Sabtu, 11 Juli 2026 21:28 WIB
Mendagri Tito Karnavian jabat tangan dengan Menteri PKP Maruarar Sirait usai Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program BSPS bersama Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: PKP

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mempercepat pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan target memperbaiki 400 ribu rumah tidak layak huni pada 2026. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Pusat Statistik (BPS), serta pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi program tersebut.

Apresiasi itu disampaikan Maruarar usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program BSPS bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah mempercepat pelaksanaan Program BSPS dengan memperkuat kolaborasi bersama BPS agar penyaluran bantuan bedah rumah tepat sasaran.

"Ini sudah bulan Juli. Kami ingin mempercepat agar Program BSPS Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman betul-betul bisa sesuai target dan tepat sasaran," kata Tito.

Baca juga : Dedikasi Berbuah Apresiasi: PNM Berangkatkan Karyawan Asal Papua ke Jepang

Menurut Tito, pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam proses verifikasi calon penerima bantuan. Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dengan BPS di masing-masing kabupaten/kota agar pendataan dan verifikasi berjalan lebih cepat serta akurat.

"Kolaborasi ini penting untuk mendukung percepatan target 400 ribu rumah," tegasnya.

Tito menilai percepatan Program BSPS tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga berdampak pada penurunan angka kemiskinan, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian daerah.

Adsense

"Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga berkontribusi mengurangi kemiskinan dan menggerakkan perekonomian daerah," ujarnya.

Baca juga : Grab Hadirkan Fitur Remaja Dukung Mobilitas Aman & Kemandirian

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan target 400 ribu rumah layak huni hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, Kementerian PKP terus memperkuat sinergi dengan Kemendagri, BPS, pemerintah daerah, serta berbagai pihak di sektor perumahan agar pelaksanaan Program BSPS berlangsung cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Mendagri, Kepala BPS serta seluruh pemerintah daerah yang terus memberikan dukungan penuh. Dengan data yang akurat, koordinasi yang kuat, dan semangat gotong royong, kami optimistis semakin banyak masyarakat dapat menikmati rumah yang lebih layak," ujar Ara, sapaan akrab Maruarar.

Menurut mantan anggota DPR RI empat periode itu, Program BSPS bukan sekadar memperbaiki rumah tidak layak huni, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah karena melibatkan tenaga kerja lokal, toko bahan bangunan, hingga pelaku usaha di sekitar lokasi pembangunan.

Baca juga : Wapres Dukung Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik

Ia menambahkan, Kementerian PKP juga terus mendorong penerapan mekanisme Pemilihan Terbuka Toko (Tender Rakyat) agar pelaksanaan program semakin transparan, efisien, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

"Semoga usaha bersama ini semakin mempercepat terwujudnya rumah layak huni bagi masyarakat Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat," katanya.

Selain mempercepat Program BSPS, Kementerian PKP juga memperkuat sinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Satgas Anti Mafia Tanah untuk mempercepat penyediaan lahan negara yang memiliki kepastian hukum bagi pembangunan hunian masyarakat.

Di saat yang sama, Kementerian PKP menjalin kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPP APERSI) guna mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense