BREAKING NEWS
 

6 Menteri Luncurkan Ocean Institute of Indonesia Milik KKP

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 21 Juli 2026 17:46 WIB
Foto: KKP.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi meluncurkan Ocean Institute of Indonesia (OII) sebagai transformasi 11 satuan pendidikan vokasi di lingkungan KKP.

Institut baru ini diharapkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi kelautan serta perikanan yang mampu menjawab kebutuhan industri dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Peresmian Ocean Institute of Indonesia (OII) digelar di Ballroom KKP, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026), dan dihadiri enam menteri Kabinet Merah Putih.

Keenam menteri tersebut yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria.

Turut hadir, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Edwin, serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) I Nyoman Radiarta.

Baca juga : Rasa Group Luncurkan House of Rasa, Perkuat Ekosistem Inovasi F&B Indonesia

Dalam sambutannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, gagasan menyatukan 11 satuan pendidikan vokasi KKP telah dipersiapkan sejak lama sebagai bagian dari transformasi pendidikan kelautan dan perikanan.

"Saya sudah datangi semua. Lalu kemudian saya perhatikan di lingkungan dalamnya dan seterusnya. Saya ingin ini disatukan," ujar Trenggono.

Sebelas satuan pendidikan yang kini tergabung dalam OII meliputi Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Karawang, Pangandaran, Sidoarjo, Jembrana, Kupang, Bone, Bitung, Sorong, serta Akademi Komunitas Wakatobi.

Menurut Trenggono, penyatuan tersebut bertujuan menyelaraskan kurikulum, meningkatkan fasilitas pendidikan, serta membangun visi yang sama agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri kelautan dan perikanan.

Adsense

"Saya ingin ini disatukan, diubah secara menyeluruh, mulai dari kurikulum pendidikannya hingga tujuan akhirnya. Karena saya akan lihat ukuran-ukuran suksesnya," tegasnya.

Baca juga : MD Entertainment Gandeng Casio Indonesia untuk Film Filosofi Teras

Ia menjelaskan, setiap kampus nantinya akan memiliki spesialisasi berbeda sesuai potensi dan kebutuhan industri.

Ada kampus yang berfokus pada penangkapan ikan, budi daya perikanan, maupun pengolahan hasil perikanan sehingga tidak seluruh kampus mengajarkan bidang yang sama.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pembentukan OII merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan, sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap pengembangan sektor tersebut.

Senada, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menilai OII berpotensi menjadi pusat unggulan (center of excellence) yang melahirkan sumber daya manusia berkualitas, riset terapan, serta inovasi di bidang kelautan dan perikanan.

"OII dapat menjadi Center of Excellence yang bisa menghasilkan startup-startup baru di sektor kelautan dan perikanan," ujarnya.

Baca juga : Pemerintah Luncurkan SRUK, Perkuat Ekosistem Pasar Karbon Indonesia

Sementara itu, Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta melaporkan bahwa 11 satuan pendidikan yang kini tergabung dalam OII menerapkan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri dengan peserta didik yang seluruhnya berasal dari keluarga pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Sejak berdiri, seluruh satuan pendidikan tersebut telah meluluskan 27.819 alumni, dengan sebagian besar terserap di dunia usaha dan industri.

Dalam kesempatan yang sama, KKP melalui BPPSDM KP juga menandatangani sejumlah kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra, antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Serta, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut, Universitas Nusa Cendana, Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Pattimura, Sampoerna University, Universitas Trunojoyo Madura, Onamu Co. Ltd. dari Korea Selatan, serta Vogo Group dan Globit Co. Ltd. dari Korea Selatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense