RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan hutan dan ekosistem yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah Indonesia.
Peluncuran Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dilakukan Menhut Raja Juli dalam acara HKAN 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Baca juga : Menhut Raja Antoni: Waspadai El Nino Sangat Kuat, Bisa Seperti 2015
Raja Juli mengatakan, kondisi ekosistem yang dihadapi Indonesia membutuhkan langkah serius dan tidak bisa hanya mengandalkan pola penanganan yang sama seperti sebelumnya.
“Hari ini saya launching Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2026,” kata Raja Juli.
HKAN 2026 mengusung tema “Kerja Bersama Merawat Alam”. Menurut Raja Juli, tema tersebut sejalan dengan semangat gerakan yang mendorong semua pihak untuk mulai bergerak secara serius dalam memulihkan ekosistem yang mengalami kerusakan.
Baca juga : Menhut: Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem
“Saya kira momentum itu menjadi tepat dengan tema yang tadi ditawarkan. Sama-sama bahwa sekarang kita mulai bergerak untuk melakukan pemulihan ekosistem, gerakan pemulihan ekosistem,” ujar Raja Juli.
“Bahwa kita sekarang memang harus beranjak secara serius untuk melakukan restorasi ekosistem,” sambungnya.
Raja Juli mengatakan, pemerintah menyadari masih terdapat keterbatasan, baik dari sisi pendanaan maupun sumber daya, dalam menjalankan restorasi ekosistem dalam skala besar.
Baca juga : OMC Terkendala Cuaca, Menhut Andalkan Water Bombing Bromo
Karena itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung proses pemulihan hutan dan ekosistem di Indonesia.
Selain itu, Raja Juli menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi. Menurutnya, upaya konservasi harus tetap memiliki semangat untuk mengendalikan kerusakan hutan yang berlebihan.
Melalui Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak, pemerintah berharap upaya restorasi dapat dilakukan secara lebih serius dan melibatkan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan hutan serta ekosistem Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.