Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Di Usia 68 Tahun
- Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia
- Persib Datangkan Danijel Loncar, Igor Tolic: Perkuat Lini Pertahanan
- 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16
- Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026
Kemenhut Gercep Padamkan Kebakaran di Gunung Gede Pangrango, Pendakian Ditutup
Sabtu, 8 Agustus 2026 11:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bergerak cepat menangani kebakaran lahan di Alun-Alun Barat Surya Kencana, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kamis (6/8/2026).
Meski api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke kawasan hutan, seluruh jalur pendakian TNGGP ditutup sementara selama lima hari untuk memastikan keamanan kawasan.
Penanganan dilakukan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan relawan.
Tim langsung diterjunkan setelah petugas menerima laporan kebakaran dari masyarakat pengelola basecamp pada pukul 15.15 WIB.
Baca juga : Persemaian Kemampo Sumsel Resmi Dibuka, Bisa Produksi 10 Juta Bibit
Kepala Balai Besar TNGGP Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.
Mayoritas api membakar hamparan rumput kering dan sebagian kecil vegetasi berkayu pada radius sekitar 5 meter dari kawasan sabana edelweiss menuju arah hutan.
"Berkat kesigapan petugas, MMP, dan relawan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, guna memastikan kondisi benar-benar aman dan mengantisipasi munculnya potensi titik api susulan, tim kami tetap bersiaga melakukan pemantauan dan penyisiran (groundcheck) secara bergiliran selama tiga hari ke depan," ujar Sadtata dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Meski api telah berhasil dipadamkan, Kemenhut tetap melakukan langkah pencegahan untuk memastikan kawasan benar-benar aman sekaligus melindungi keselamatan pendaki dan masyarakat.
Baca juga : Dukung Program ASRI Prabowo, Kemenhut Siapkan 70 Juta Bibit Unggul per Tahun
Penutupan sementara seluruh jalur pendakian TNGGP juga dilakukan untuk mendukung proses pemulihan kawasan pascakebakaran.
Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor SE.18 Tahun 2026. Langkah ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan perlindungan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas bersama kementerian dan lembaga terkait sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Menjalankan amanat tersebut, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyetujui penutupan sementara seluruh jalur pendakian TNGGP. Penutupan berlaku di seluruh pintu masuk kawasan mulai 7 hingga 11 Agustus 2026.
Baca juga : Menhut Bawa Salam ASRI Prabowo untuk Warga Sumsel
"Langkah penutupan ini kami ambil demi keselamatan bersama. Bagi para calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 hingga 11 Agustus 2026, pihak Balai Besar TNGGP memfasilitasi pengembalian dana (refund). Link pengajuan refund akan dikirimkan secara langsung melalui WhatsApp resmi BBTNGGP ke nomor ketua kelompok yang terdaftar saat registrasi," jelas Sadtata.
Penutupan jalur pendakian tidak serta-merta menghentikan pengamanan kawasan. Tim di lapangan masih melakukan pemantauan dan penyisiran secara berkala selama tiga hari untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas ke kawasan hutan TNGGP. Kawasan Gunung Gede Pangrango memiliki nilai penting bagi konservasi keanekaragaman hayati sekaligus menjadi salah satu destinasi pendakian yang banyak dikunjungi masyarakat.
Karena itu, pengendalian kebakaran dan pemulihan kawasan menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi ekologis taman nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya