BREAKING NEWS
 

Pimpin Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Mendagri Tegaskan Negara Hadir

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 17 Agustus 2026 18:05 WIB
Foto: Puspen Kemendagri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).

Kehadiran Mendagri menjadi simbol kehadiran negara sekaligus tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan dampak gempa di NTT.

Upacara berlangsung di tengah suasana pemulihan masyarakat Manggarai Timur yang menjadi salah satu daerah terdampak gempa.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat nasionalisme sekaligus mengambil hikmah dari musibah yang terjadi.

Saat memimpin upacara, Mendagri mengenakan busana adat Manggarai Timur berupa kemeja putih yang dipadukan dengan kain songke, selendang leros, dan penutup kepala suku Rongga.

Baca juga : Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat Tangani Dampak Gempa Flores

Para peserta upacara yang mayoritas merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mengenakan pakaian adat serupa.

Dalam amanatnya, Mendagri bersyukur dapat hadir dan merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama masyarakat Manggarai Timur.

Ia menyampaikan bahwa meski daerah tersebut menjadi salah satu wilayah terdampak gempa, terdapat hikmah yang dapat dipetik dari musibah tersebut.

Adsense

"Bencana di satu sisi memberikan pengalaman pahit, penderitaan, bagi masyarakat kita semua ... orang Inggris mengatakan 'every cloud has a silver lining' ... setiap masalah ada hikmahnya. Paling tidak hikmahnya kita bisa berjumpa di sini," ujar Mendagri.

Mendagri juga mengapresiasi pelaksanaan upacara pengibaran bendera yang berlangsung dengan baik. Ia secara khusus menyoroti postur para petugas pengibar bendera yang dinilainya ideal.

Baca juga : Kunjungi Manggarai Timur, Mendagri Pastikan Percepatan Pemulihan Pascagempa

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu penanda keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.

Di sisi lain, Mendagri berpesan kepada seluruh pihak untuk terus memperkuat rasa nasionalisme. Ia mengingatkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan bukanlah proses yang mudah.

Mendagri juga mengajak masyarakat merefleksikan kembali nilai-nilai penting yang terkandung dalam setiap alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Salah satunya adalah filosofi penolakan terhadap penjajahan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Selain itu, terdapat filosofi mengenai keinginan kuat untuk merdeka serta deklarasi kemerdekaan yang dituangkan dalam naskah Proklamasi.

Baca juga : Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Tangani Gempa Nagekeo

Nilai lainnya berkaitan dengan tujuan pembentukan negara, salah satunya melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, termasuk dari bencana.

"Oleh karena itulah Bapak Presiden menugaskan sejumlah menteri, pimpinan lembaga, wakil menteri, untuk berangkat, hadir di tengah-tengah masyarakat, hadir di upacara 17 Agustus untuk menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam," tandasnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Manggarai Timur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense