BREAKING NEWS
 

BNPB Sisir Wilayah Terdampak Gempa NTT, Pastikan Bantuan Tersalurkan

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 20 Agustus 2026 21:11 WIB
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari Ph.D menyerahkan bantuan Presiden RI kepada warga terdampak gempabumi M 7,7 di Desa Pangga, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat pada Rabu (19/8)/2026). (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menyisir sejumlah wilayah yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengidentifikasi kebutuhan warga sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan kepada para korban.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari melakukan asesmen di Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Rabu (19/8/2026), dengan menyambangi Dusun Coal di Desa Coal dan Dusun Dahang di Desa Pangga.

Dalam kegiatan tersebut, BNPB mendata kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan, termasuk bantuan dari Presiden, kepada masyarakat terdampak gempa yang sebagian mengungsi secara mandiri maupun di lokasi pengungsian terpusat.

Berdasarkan hasil asesmen, sebanyak 148 rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa. Rinciannya, 101 rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang, dan 35 rumah rusak ringan.

Baca juga : Hadir Di Tengah Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Sampaikan Empati & Permohonan Maaf

Selain kerusakan bangunan, satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut. Sementara itu, jumlah pengungsi di Desa Coal tercatat sebanyak 1.108 orang, sedangkan di Desa Pangga lebih dari 20 keluarga mengungsi secara mandiri.

Abdul Muhari mengatakan, BNPB memperoleh informasi bahwa masyarakat di wilayah tersebut belum mendapatkan bantuan pascagempa yang terjadi empat hari sebelumnya.

"Kami saat ini langsung ke lokasi dan melihat langsung kondisi masyarakat. Dari laporan camat tadi sudah ada bantuan pangan dan tentu saja ini akan terus kita tindak lanjuti," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (19/8).

Adsense

Ia menegaskan, BNPB memastikan bantuan pemerintah, termasuk bantuan Presiden, dapat diterima langsung oleh masyarakat yang terdampak gempa.

Baca juga : Cek Pelabuhan & RSUD Sikka, Wapres Minta Fasilitas Terdampak Segera Diperbaiki

Menurut dia, penyaluran bantuan menjadi perhatian karena akses menuju wilayah tersebut cukup sulit. Perjalanan dari Labuan Bajo menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam dengan kondisi jalan yang tidak mudah dilalui.

"Kita akan pastikan masyarakat terdampak di sini menerima bantuan pangan dan kebutuhan sandang, kebutuhan dasar permakanan dan non-permakanan kita pastikan terpenuhi di sini," katanya.

Abdul Muhari juga mengungkapkan, tantangan dalam mendistribusikan bantuan kepada warga yang memilih mengungsi secara mandiri. Tidak seluruh warga yang mengungsi mendirikan tenda di sekitar rumah mereka yang mengalami kerusakan.

Ia menyebut faktor psikologis berupa trauma serta masih terjadinya gempa susulan turut membuat sebagian warga memilih meninggalkan rumah untuk sementara waktu.

Baca juga : Tinjau Dampak Gempa Sikka, Wapres Tekankan Keselamatan Dan Kebutuhan Dasar Warga

Selain melakukan pendataan kerusakan bangunan, BNPB bersama pos komando yang dipimpin pemerintah daerah terus memantau warga yang masih mengungsi dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

"Ini menjadi perhatian kita, tentu saja selain pendataan bangunan yang rusak terus kita lakukan, tetapi masyarakat yang masih mengungsi karena kita lihat banyak anak-anak, banyak ibu-ibu, banyak lansia juga yang akan kita pastikan selama masih ada pengungsi-pengungsi mandiri ini kebutuhan makanan dan permakanan terpenuhi," ujarnya.

Hingga kini, BNPB bersama BPBD di sejumlah kabupaten terdampak terus mendistribusikan logistik dan bantuan kepada masyarakat. Untuk mendukung proses tersebut, pos pendukung logistik di wilayah NTT dipusatkan di Labuan Bajo dan Maumere.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense