BREAKING NEWS
 

Karhutla Pelalawan, Menhut: Jangan Tinggalkan Lokasi Sebelum Tuntas

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 28 Agustus 2026 17:59 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta petugas tidak meninggalkan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, sebelum proses pendinginan benar-benar tuntas.

Meski api sudah tidak terlihat, potensi kebakaran kembali masih tetap ada. Raja Juli menyampaikan hal tersebut saat memantau langsung penanganan karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (28/8/2026).

“Api sudah tidak ada, tinggal tadi ada pendinginan, proses benar-benar bahwa tidak ada lagi asap,” kata Raja Juli.

Baca juga : Menhut Raja Juli: Penanganan Karhutla Riau Jadi Contoh yang Baik

Menurut Raja Juli, karhutla di lahan gambut memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk dipadamkan.

Sebab, material yang terbakar bukan hanya vegetasi di permukaan, tetapi juga tanah gambut. Kondisi tersebut membuat asap masih dapat muncul meski api tidak lagi terlihat.

Adsense

“Yang terbakar ini tidak hanya pohonnya, tapi tanahnya yang terbakar. Dan di beberapa tempat, seperti yang sudah saya saksikan, tadi kita lihat ya apinya sudah tidak ada, tapi asapnya tetap kuat,” ujarnya.

Baca juga : Cek Karhutla di Riau, Menhut: Tak Cukup Hanya Padamkan Api

Karena itu, Raja Juli mengingatkan petugas untuk tetap waspada dan memastikan proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh sebelum meninggalkan lokasi.

Dia mengatakan, api dapat kembali muncul apabila pendinginan tidak dilakukan secara sempurna, terlebih ketika angin kembali bertiup.

“Saya tetap meminta supaya waspada, karena apabila proses pendinginannya tidak terlalu sempurna, kalau nanti ada angin lagi, bisa nyala lagi. Potensi itu masih tetap ada, jadi mohon dituntaskan, jangan ditinggalkan tempat ini sampai benar-benar selesai,” tegasnya.

Baca juga : Antisipasi Karhutla, PHI Perkuat Pemadaman dan Edukasi di Kalimantan

Raja Juli juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam penanganan karhutla di Pelalawan. Kolaborasi tersebut melibatkan Pangdam, Kapolda, Bupati Pelalawan, BPBD, hingga Manggala Agni Kementerian Kehutanan.

Menurutnya, penanganan karhutla di lapangan merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan kewaspadaan dan keseriusan hingga seluruh tahapan, termasuk proses pendinginan, benar-benar dinyatakan selesai.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense