Dark/Light Mode

Menhut Ingatkan Penerima Perhutanan Sosial Jaga Kawasan dari Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 18:23 WIB
Foto: Kemenhut.
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan kelompok masyarakat penerima persetujuan Perhutanan Sosial di Berau dan sekitarnya agar ikut menjaga kawasan kelola dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Raja Juli menegaskan, pemberian akses kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga dibarengi tanggung jawab untuk menjaga kelestarian hutan.

“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari tapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya, sekaligus menjadi cara kita mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas di kawasan tersebut,” kata Raja Juli di Berau, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, enam persetujuan Perhutanan Sosial diserahkan kepada kelompok masyarakat. Salah satunya kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lobang Beloh dengan luas area 4.962 hektare yang mencakup 85 kepala keluarga (KK).

Baca juga : Ada Potensi Hujan Malam, Menhut Minta Bandara Kalimarau Tak Ditutup

Kepada kelompok tersebut, Raja Juli berpesan agar kawasan yang telah diberikan dapat dijaga dari ancaman kebakaran sekaligus dimanfaatkan secara produktif.

“Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” pesan Menhut. 

Pesan serupa disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur. Kelompok tersebut menerima persetujuan pengelolaan kawasan seluas 4.693 hektare untuk 138 KK.

Raja Juli bahkan mengingatkan adanya konsekuensi apabila kawasan yang diberikan justru menjadi sumber kebakaran.

Baca juga : Kunjungi Berau, Menhut Pastikan Habitat Orangutan Aman dari Karhutla

“Pesan saya sama, jangan sampai tempat Bapak justru menjadi pusat api, nanti dengan berat hati SK-nya saya cabut,” tegasnya.

Selain kedua kelompok tersebut, persetujuan Perhutanan Sosial juga diberikan kepada KTH Pilinjau Lestari Squad seluas 28 hektare untuk 23 KK.

Kemudian, KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan seluas 1.350 hektare untuk 90 KK, LD Mara Satu di Bulungan seluas 748 hektare untuk 475 KK, serta LD Mara Hilir seluas 152 hektare untuk 212 KK.

Raja Juli meminta seluruh penerima persetujuan Perhutanan Sosial bersama masyarakat sekitar turut menjaga kawasan hutan dari karhutla, terlebih di tengah kondisi El Nino yang sangat kuat.

Baca juga : Pakar: Faktor Manusia Dominan, Pencegahan Karhutla Harus Ubah Perilaku

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan land clearing dengan cara yang berisiko memicu kebakaran.

Menurutnya, kewaspadaan perlu dimulai dari hal-hal sederhana karena sumber api dapat muncul dari aktivitas sehari-hari.

“Hal kecil seperti membuang puntung rokok dapat mengakibatkan timbulnya api,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.