BREAKING NEWS
 

Yusril Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia: Pemerintah Terus Verifikasi

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 2 September 2026 12:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (Foto: IG)

 Sebelumnya 
Yusril mengingatkan masyarakat Indonesia, agar berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, khususnya di negara atau wilayah yang sedang mengalami konflik bersenjata.

Baca juga : 8 WNI Jadi Tentara Rusia Diiming-imingi Gaji Besar

“Jangan mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan penghasilan tinggi tanpa mengetahui secara jelas siapa pemberi kerja, apa pekerjaannya, serta di mana akan ditempatkan. Apalagi, kalau pekerjaan tersebut ternyata berkaitan dengan kegiatan militer atau konflik bersenjata,” pesannya. 

Baca juga : Teuku Rezasyah: Berpotensi Merusak Hubungan Bilateral

Pemerintah, kata Yusril, melalui Kementerian Luar Negeri dan kementerian/lembaga terkait akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan informasi mengenai delapan WNI tersebut.

Baca juga : Dave Laksono: Keliru, Jika Disebut Kegagalan Pengawasan

“Kita akan pastikan dulu faktanya. Negara berkepentingan melindungi warga negaranya, tetapi pada saat yang sama kita juga harus menegakkan hukum. Jadi, dua-duanya harus jalan,” pungkas Yusril.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense