BREAKING NEWS
 

Halal Indo 2026 Cetak Komitmen Bisnis Rp 622 Miliar

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 28 September 2026 19:17 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sambutan pada penganugerahan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) di ICE BSD Tangerang, Kamis (24/9/2026). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Industrial Festival x Halal Indo 2026 berhasil membukukan komitmen transaksi bisnis senilai Rp 622 miliar selama empat hari penyelenggaraan di ICE BSD, Tangerang, 24-27 September 2026. Ajang yang digelar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tersebut juga menarik 28.707 pengunjung dan mencatat transaksi langsung Rp 8,4 miliar.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari mengatakan capaian tersebut menunjukkan Industrial Festival x Halal Indo telah berkembang menjadi ruang yang mempertemukan industri, pasar, dan investasi. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak lagi sebatas pameran dan promosi produk.

"Capaian ini menunjukkan bahwa Industrial Festival x Halal Indo tidak hanya menjadi ruang promosi produk, tetapi juga platform untuk mempertemukan industri, pasar, dan investasi dalam rangka memperkuat ekosistem industri halal nasional," kata Emmy pada penutupan kegiatan di Tangerang, Minggu (27/9/2026).

Sebanyak 346 tenant berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan produk, teknologi, inovasi, dan peluang bisnis dalam ekosistem industri halal. Jumlah pengunjung meningkat lima persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan transaksi langsung naik sembilan persen.

Baca juga : Produk Dalam Negeri Mampu Bangkitkan Industri Nasional

Emmy mengatakan capaian ekonomi tersebut merupakan hasil dari terbentuknya jejaring, terbukanya peluang bisnis, dan munculnya berbagai kolaborasi selama kegiatan berlangsung. Karena itu, komitmen transaksi yang terbentuk diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pameran, tetapi direalisasikan menjadi kerja sama bisnis berkelanjutan.

"Halal Indo 2026 boleh berakhir, tetapi semangat dan kolaborasi yang telah dibangun tidak boleh berhenti. Seluruh gagasan, jejaring, kerja sama, dan komitmen yang lahir harus menjadi energi baru untuk diwujudkan dalam program dan aksi nyata bagi penguatan industri halal Indonesia," ujarnya.

Adsense

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain utama industri halal global. Potensi tersebut ditopang pasar domestik yang luas, basis industri yang berkembang, sumber daya manusia, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal.

"Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk halal dunia. Kita harus mengambil peran yang lebih besar sebagai produsen dan basis produksi halal global," kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Baca juga : Kemenperin Gandeng Sektor Keuangan Perkuat Industri Halal Nasional

Agus mengatakan penguatan industri halal perlu diarahkan untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan daya saing, dan memperluas penetrasi produk industri nasional ke pasar internasional. Karena itu, berbagai pertemuan bisnis dan komitmen yang terbentuk melalui Industrial Festival x Halal Indo 2026 perlu ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret.

Kemenperin juga terus mendorong penerapan dan sertifikasi halal di sektor industri sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah, menjamin kualitas, memperkuat daya saing, serta membuka akses ke pasar global. Sertifikasi halal dinilai perlu berjalan bersama penguatan ekosistem industri agar produk Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Emmy menegaskan Indonesia memiliki modal kuat untuk mengambil peran lebih besar dalam industri halal dunia karena didukung pasar domestik yang besar, basis industri yang luas, dan sumber daya manusia yang terus berkembang. Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong Indonesia menjadi salah satu basis produksi halal dunia.

"Untuk mampu menembus dan memenangkan pasar global, sertifikasi halal saja tidak cukup. Produk Indonesia harus memiliki daya saing global dan didukung ekosistem halal yang kuat, terintegrasi, serta siap memenuhi kebutuhan industri," tegas Emmy.

Baca juga : APP Group Bidik Pasar Global Lewat Produk Halal

Kemenperin berharap komitmen transaksi senilai Rp 622 miliar dan berbagai peluang kerja sama yang terbentuk selama kegiatan tersebut segera direalisasikan menjadi kegiatan bisnis berkelanjutan. Langkah itu diharapkan memperkuat rantai pasok industri halal nasional sekaligus memperluas pasar produk Indonesia di dalam dan luar negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense