BREAKING NEWS
 

Menkeu Puji BGN Makin Tertib, Realisasi MBG Tembus Rp 153,2 Triliun

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 9 Oktober 2026 15:41 WIB
Menkeu Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Suahasil Nazara blak-blakan memuji Badan Gizi Nasional (BGN), yang saat ini dinilai semakin tertib.

Dalam catatan Kemenkeu, BGN telah melakukan sejumlah langkah perbaikan dengan mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pada September 2026, BGN telah menutup 1.276 SPPG tanpa SLHS.

Selain itu, BGN juga melakukan penataan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) melalui penambahan 480 SPPG (211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG terpencil), yang akan beroperasi pada akhir Oktober 2026.

Baca juga : Menkeu: Suntikan Tambahan Rp 20 Triliun Untuk BPJS Kesehatan Segera Cair

BGN juga dinilai terus berupaya untuk memastikan kelayakan penerima manfaat, agar distribusi MBG lebih optimal.

Adsense

Hingga 30 September 2026, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah diakses oleh 53 juta penerima manfaat melalui 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan serapan APBN sebesar Rp 153,2 triliun.

"Kami mengapresiasi berbagai macam perbaikan yang telah dijalankan Badan Gizi Nasional, sehingga sekarang lebih tertib, pakai sertifikat. SPPG yang nggak bener ditutup. Tapi, ada juga yang dibuka lagi," papar Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Baca juga : Menkeu: Manajemen Restitusi Pajak Segera Kita Longgarkan

"Ini penting, karena tujuan kita memang melayani seluruh masyarakat, anak sekolah yang seyogyanya memang kita berikan makan bergizi gratis. Sehingga, penerima manfaatnya menjadi lebih tepat sasaran," tandasnya.

Suahasil meyakini, BGN akan terus mencari upaya untuk melakukan perbaikan.

"Ini bagus, sehingga nanti anggarannya ngikut. Anggarannya itu menyesuaikan, berapa nanti yang dibutuhkan, kita akan sediakan," pungkasnya.

Baca juga : Capital Inflow RI Tembus Rp 131,1 Triliun, Saham Masih Ditinggal Investor

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense