Dark/Light Mode

Dua Tahun Prabowo, APBN Fokus Perkuat Pendidikan Hingga Kesehatan

Kamis, 8 Oktober 2026 18:44 WIB
Menkeu Suahasil Nazara. (Foto: Kementerian Keuangan)
Menkeu Suahasil Nazara. (Foto: Kementerian Keuangan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diarahkan tidak hanya untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan APBN menjadi instrumen untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah berjalan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"APBN hadir untuk memastikan prioritas pembangunan pemerintah dapat berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat," kata Suahasil dalam forum "Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita" di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Di bidang pendidikan, dukungan APBN antara lain diwujudkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), perluasan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda, revitalisasi fasilitas sekolah dan madrasah, serta penguatan digitalisasi pembelajaran.

Baca juga : Perangi Barang Ilegal, Lindungi Perekonomian

Hingga 31 Agustus 2026, program MBG telah menjangkau 56,99 juta penerima manfaat. Program tersebut menjadi salah satu kebijakan pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain program yang telah berjalan, pemerintah juga menyiapkan penguatan infrastruktur pendidikan melalui renovasi sekolah. Presiden Prabowo menargetkan seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan dapat direnovasi paling lambat pada 2029.

Pemerintah juga mendorong penggunaan teknologi dalam pembelajaran melalui perluasan layar pintar interaktif atau interactive flat panel (IFP) di sekolah.

Sementara itu, di sektor kesehatan, APBN menopang perluasan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Jumlah masyarakat yang telah dijangkau program tersebut meningkat dari 70,3 juta orang pada 2025 menjadi 99,1 juta orang hingga September 2026.

Baca juga : Orasi Ilmiah di STAH Dharma Nusantara, Stafsus Menag Ungkap Capaian 2 Tahun Prabowo

Penguatan layanan kesehatan juga menjadi salah satu prioritas APBN 2027. Pemerintah berencana merenovasi 10 ribu puskesmas serta memperkuat 514 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten/kota.

Selain itu, pemerintah akan membangun dan merevitalisasi rumah sakit umum daerah (RSUD) untuk memperkuat layanan penyakit dengan tingkat kematian tinggi, seperti kanker, jantung, stroke, dan ginjal, serta meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Penguatan pendidikan dan kesehatan tersebut menjadi bagian dari delapan Program Kerja Prioritas Nasional dalam APBN 2027. Prioritas lainnya mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan perumahan, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

Untuk menjalankan berbagai agenda tersebut, belanja negara dalam APBN 2027 ditetapkan sebesar Rp4.106,3 triliun, dengan anggaran pendidikan mencapai Rp 824 triliun dan perlindungan sosial Rp 539,7 triliun.

Baca juga : Golkar: Potensi Maritim Bisa Untuk Tambal APBN

APBN 2027 juga tetap dirancang untuk menjaga kesinambungan fiskal dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Suahasil mengatakan APBN tidak hanya ditujukan untuk membiayai program pemerintah, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 mencapai 6 persen, dengan kebijakan fiskal diarahkan untuk memperkuat investasi, aktivitas produksi, ekspor, lapangan kerja formal, serta daya saing perekonomian nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.