BREAKING NEWS
 

Menlu Tata: Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Senin, 12 Oktober 2026 21:14 WIB
Menlu Arramanatha Nasir dalam briefing press di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Senin (12/10/2026). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir menegaskan, sikap Indonesia terhadap Palestina tidak pernah berubah, karena memiliki landasan konstitusional yang kuat.

Dukungan untuk perjuangan kemerdekaan Palestina merupakan komitmen Indonesia, sekaligus realisasi amanat UUD 1945 untuk menghapuskan penjajahan dan turut serta dalam ketertiban dunia.

"Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina, sampai hak-hak mereka terpenuhi. Hingga negara Palestina yang merdeka dan berdaulat terwujud," tegas Arrmanatha yang akrab disapa Tata, dalam briefing pertamanya sebagai Menlu, usai serah terima jabatan dengan Sugiono, Senin (12/10/2026).

Baca juga : Presiden Palestina Dicibir Menlu Israel

"Langkah nyatanya jelas, pelindungan bagi rakyat Palestina, bantuan kemanusiaan, pemulihan rekonstruksi Gaza, serta penguatan kapasitas otoritas Palestina," imbuhnya. 

Adsense

Tata menuturkan, rangkaian agenda tersebut membutuhkan mesin diplomasi yang kuat. Karena itu, pihaknya akan terus memperkuat Kemlu RI agar semakin adaptif dan agile (lincah) dalam menghadapi dunia yang sulit ditebak.

"Suatu hal yang saya dapat pastikan, bebas aktif akan kita jalankan secara konsisten, diterjemahkan menjadi hasil nyata bagi rakyat Indonesia," papar Tata.

Baca juga : BAZNAS Salurkan 875 Paket Makanan untuk 3.500 Warga Palestina

Tata menyadari, diplomasi ini tidak bisa berjalan sendirian. Kemlu RI, kata dia, membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat. Mulai dari lembaga pemikir (think tank), akademisi, hingga  kalangan media.

Menurutnya, para jurnalis tak sekadar memberitakan perjalanan diplomasi, tetapi juga ikut menjaga diplomasi tetap bekerja, untuk kepentingan nasional.

"Karena itu, saya ingin komunikasi Kemlu dengan media semakin terbuka dan semakin dekat. Peran kita mungkin berbeda, tapi tujuan kita sama: suara Indonesia diperhitungkan di dunia dan manfaat diplomasi dirasakan oleh rakyat," tutur Tata.

Baca juga : Menko Yusril Pastikan Konser Israel Houghton Tak Bakal Dapat Izin Pemerintah

"Kalau saya harus rangkum dalam satu kalimat: Indonesia yang kuat di dalam, dipercaya di kawasan, dan didengar di dunia itulah manfaat diplomasi kita. Dan di dunia yang serba tidak pasti, Indonesia akan tetap menjadi kepastian," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense