BREAKING NEWS
 

Harga Ayam & Telur Naik, Mentan Tunjuk Hidung Mafia

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Selasa, 13 Oktober 2026 07:50 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri) dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menandatangani Surat Edaran Bersama tentang penyuluh pertanian. (Foto: Dok. Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kenaikan harga ayam dan telur di tingkat konsumen bikin geram Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Sebab, kata Amran, harga ayam dan telur di tingkat peternak, justru lagi anjlok. Amran langsung tunjuk hidung para mafia, di balik anomali harga tersebut.

Saat ini, harga daging ayam di tingkat konsumen berkisar Rp 40-45 ribu per kilogram (kg). Sementara di tingkat peternak, harganya hanya Rp 20-21 ribu per kg.

Kondisi serupa terjadi pada telur ayam. Di tingkat konsumen, harganya mencapai Rp 28.999-34.500 per kg. Padahal, di tingkat peternak hanya Rp 20.900-23.251 per kg. Harga tersebut bahkan berada di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp 26.500 per kg.

Anomali harga ini menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2026 di Gedung C Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan, laju inflasi terus meningkat. Pada Agustus, inflasi tercatat 3,19 persen. Angka itu naik menjadi 3,28 persen pada September.

“Dan ini sudah mendekati titik yang penting bagi kita. Yaitu, threshold tertinggi yang jadi target pemerintah adalah 3,5 persen,” tegas Tito.

Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah harus berupaya menjaga inflasi agar tidak melampaui 3,5 persen. Sebab, kenaikan harga kebutuhan pokok berpotensi semakin membebani masyarakat, terutama kelompok ekonomi terbawah atau desil I dan II.

Baca juga : Karhutla Makin Melebar

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi dengan andil sebesar 0,88 persen. Sejumlah komoditas yang berkontribusi terhadap kenaikan harga antara lain aneka cabai, daging ayam, telur ayam, dan beras.

“Kalau cabai kita nggak begitu khawatir karena bukan komoditas utama. Tapi kalau sudah daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras, itu kita perlu waspadai betul,” tegas mantan Kapolri ini.

Di forum yang sama, Amran menyoroti ketimpangan harga ayam dan telur. Menurutnya, persoalan pangan selama ini kerap dikaitkan dengan ketersediaan stok. Jika pasokan langka, harga biasanya naik. Namun, kondisi sekarang justru berbeda.

“Sekarang lebih anomali, benar. Karena yang punya ayam, produsen ayam dan telur, itu demo kemarin, karena harga turun. Hancur,” ungkapnya.

Amran mencontohkan, harga ayam di tingkat produsen hanya sekitar Rp 20 ribu per kg. Padahal, menurutnya, harga yang semestinya diterima peternak mencapai Rp 26 ribu per kg. Sebaliknya, harga di tingkat konsumen bisa menyentuh Rp 40-50 ribu per kg.

Ia menduga, persoalan tersebut terjadi pada rantai distribusi. Keberadaan perantara atau middleman dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat selisih harga di tingkat produsen dan konsumen begitu lebar.

Adsense

“Yang middleman ini harus dibereskan,” tegasnya.

Baca juga : Kasus Dugaan Suap HGB, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron

Amran mengaku telah menyurati Kapolri untuk menindak pihak-pihak yang diduga memainkan harga pangan. Praktik tersebut, katanya, tidak boleh terus dibiarkan karena merugikan peternak sekaligus konsumen.

“Ini negeri kita kalau begini terus, nggak beres, Pak Mendagri. Ini mafia nggak boleh dikasih ruang. Jadi yang demo produsen, konsumen juga demo, dua-dua demo. Terus di mana kita? Inilah pemerintah,” sesal Amran.

Ia juga menyebut sekitar 100 orang telah ditangkap terkait praktik yang disebutnya sebagai permainan mafia. Namun, Amran menilai penindakan tersebut belum menimbulkan efek jera.

“Yang mempermainkan ini adalah teman kita, orang besar,” sebutnya.

Padahal, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar pihak-pihak yang mempermainkan harga pangan ditindak tegas. Amran berharap penegakan hukum mampu menghentikan praktik yang merugikan masyarakat tersebut.

Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan ikut geram melihat ketimpangan harga pangan. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan segera bergerak memberantas praktik mafia yang dinilai terus merugikan masyarakat.

“Tangkap dan tindak dengan tegas. Jangan berhenti hanya seperti pengamat. Semua pangan seperti beras dan minyak yang katanya melimpah, tapi harganya juga meroket,” ujar politikus PKB ini saat dihubungi Rakyat Merdeka, Senin (12/10/2026).

Baca juga : Serahkan Buku Karya Prabowo Ke LoC

Wakil Ketua Komisi IV DPR Ahmad Yohan juga menilai persoalan tersebut serius dan membutuhkan pembenahan menyeluruh. Perbaikan harus dilakukan mulai dari tata niaga hingga biaya produksi.

Yohan memastikan Komisi IV akan mendorong pemerintah bergerak cepat menelusuri dugaan permainan harga maupun penguasaan distribusi oleh pihak tertentu. Investigasi harus dilakukan secara objektif, sedangkan penindakan wajib didasarkan pada bukti yang valid.

Ia mengingatkan, pemerintah tidak boleh melihat persoalan ini hanya dari sisi harga jual di pasar. Ada sejumlah faktor yang perlu ditelusuri, mulai dari biaya pakan, keseimbangan pasokan dan permintaan, hingga panjangnya rantai distribusi yang berpotensi merugikan peternak dan konsumen.

“Mencakup aspek biaya pakan, keseimbangan pasokan dan permintaan, hingga panjangnya rantai distribusi yang kerap merugikan kedua belah pihak,” pesannya saat dihubungi, Senin (12/10/2026).

Menurut politikus PAN ini, tekanan biaya produksi, khususnya harga jagung dan bahan baku pakan lainnya, turut menghimpit peternak. Karena itu, stabilisasi harga tidak akan efektif jika pemerintah hanya berfokus mengawasi harga eceran.

“Pemerintah juga wajib memastikan bahwa biaya produksi di tingkat peternak dapat dikendalikan dan mereka memperoleh harga jual yang layak,” pungkasnya. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense