Sebelumnya
Terkait hal ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi atau yang akrab disapa BKS memastikan, Bandara Depati Amir akan kembali ditingkatkan kapasitasnya, sesuai instruksi Presiden.
“Bandara untuk 1,5 juta penumpang (saat ini), akan dibangun menjadi (berkapasitas) 3 juta penumpang pada 2020. Instruksi Presiden dalam 5 tahun kedepan, sudah ada suatu kapasitas ultimate yang bagus, (kapasitas 5 juta penumpang),” papar BKS.
Sedang Dibangun Pondasi
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, saat ini pihaknya sedang membangun pondasi terkait rencana pengembangan Terminal Bandara Depati Amir.
Baca juga : Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Depati Amir
“Kalau lihat sisi selatan, lagi tanam pilling (pondasi). Itu pengembangan selanjutnya jadi 3 juta. Presiden juga sudah perintahkan langsung kembangkan sisi utara. Jadi ultimate (terminal penumpang) tengah sayap kiri dan kanan menjadi 5 juta kapasitas,” jelas Awal.
Bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 1,2 hektar dengan kapasitas penumpang 1,5 juta per tahun. Pada sisi udara, bandara ini memiliki panjang landas pacu (runway) 2.250 x 45 meter, dan apron seluas 51.660 meter persegi dengan kapasitas 9 area parkir, untuk pesawat sejenis Boeing 737 atau Airbus A320.
Baca juga : Menpora Minta Generasi Milenial Isi Keutuhan Bangsa Dengan Prestasi
Pada 2017, jumlah penumpang pesawat melalui bandara itu mencapai 2,98 juta orang per tahun.
Selain BKS, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Staf kepresidenan Moeldoko, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dan sejumlah pejabat terkait juga turut mendampingi Jokowi. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.