BREAKING NEWS
 

Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Siap Dikirim ke Tanah Air, Muhadjir Beri Jempol

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Sabtu, 6 Juli 2024 13:12 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau perusahaan pengepakan daging dam haji, di Makkah, Arab Saudi, Jumat (5/7/2024). (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator didang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengapresiasi perbaikan tata kelola Dam yang dilakukan pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Tahun ini, rencananya terdapat sebagian daging dam petugas dan jemaah haji Indonesia yang akan dikirim ke Tanah Air.

Menurut Muhadjir, ini merupakan terobosan yang perlu ditindaklanjuti dan dimasifikasi pada masa yang akan datang. Hal ini disampaikan Muhadjir usai mengunjungi perusahaan pengepakan daging Dam haji, di Makkah, Arab Saudi, Jumat (5/7/2024). Turut mendampingi, Dubes Republik Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz, Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat, dan Kepala Daerah Kerja Makkah Khalilurrahman.

“Kami tadi sudah mendiskusikan bermacam hal yang berkaitan dengan rencana mengirimkan daging kurban jemaah haji Indonesia. Tahun ini kita belum mengirimkan secara besar-besaran, karena masih dalam proses trial,” ungkap Menko PMK Muhadjir Effendy, di Makkah, Jumat (5/7/2024).

Untuk perizinan di Indonesia, kata Muhadjir, semua sudah beres. "Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih dari kementerian/lembaga terkait, mulai dari Kementerian Pertanian, BPOM, Ditjen Imigrasi, semua sudah siap,” imbuhnya.

Baca juga : Update Haji 4 Juli: Semua Jemaah Gelombang I Sudah Pulang ke Tanah Air

Muhadjir mengungkapkan, pihaknya bersama stakeholder terkait telah mengecek kesiapan daging kurban yang akan dikirimkan ke Indonesia. “Dari BPOM juga sudah ada di sini untuk memastikan proses mulai dari penyembelihan, termasuk pengadaan kambing sampai selanjutnya jadi daging matang yang siap dikirim ke Indonesia. Itu sudah dipastikan aman sesuai dengan standar,” tutur Muhadjir.

Proses pengepakan juga menjadi perhatian pemerintah, untuk memastikan daging yang dikirimkan ke Tanah Air layak dikonsumsi. “Semua dipastikan bahwa berbagai macam penyakit dan bakteri termasuk PMK (penyakit mulut dan kaki) itu betul-betul mati sehingga kita memastikan bahwa membawa daging tersebut dalam keadaan aman ke Indonesia,” ucapnya.

Adsense

Selain mengunjungi tempat pengepakan daging, Muhadjir bersama rombongan juga meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) Ukaisyiyah, di Makkah. Di lokasi ini, Muhadjir melihat prosesi penyembelihan yang dilakukan.

“Kita berkewajiban untuk memastikan prosesi yang dilakukan sesuai dengan syariah, dan daging hasil sembelihan diserahkan kepada yang berhak,” ucapnya.

Baca juga : PPIH Ingatkan Jemaah Haji Telah Tawaf Wada Sebelum Pulang ke Tanah Air

Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir melihat adanya peluang pengiriman tenaga juru sembelih dari Indonesia. Berdasarkan keterangan pengelola RPH, di musim haji mereka mempekerjakan 5.000 tenaga penyembelih.

“Tadi kita ngomong-ngomong, dari syahbandar (pengelola RPH) menginginkan ada penyembelih dari Indonesia. Dia ingin ada 1.500 penyembelih untuk tahun depan, nanti Pak Dubes yang akan menindaklanjuti,” ungkap Muhadjir.

Dubes Abdul Aziz langsung menyatakan siap. “Insya Allah, yang disampaikan oleh Bapak Menko akan kami upayakan ditindaklanjuti," kata Dubes Abdul Aziz.

Sementara itu, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat mengungkapkan, pada tahun ini tercatat baru ada sekitar 6.500 petugas dan jemaah yang menyalurkan Damnya pada RPH yang direkomendasikan Pemerintah. Selanjutnya, sebanyak 4.500 ekor kambing disembelih dan disalurkan dagingnya di Tanah Suci, sementara 2.000 lainnya akan disalurkan ke Tanah Air.

Baca juga : Jemaah Haji Mulai Pulang ke Tanah Air: Hati Seperti Terbelah, Bahagia Juga Sedih

“Dari 2.000 kambing tersebut, selanjutnya akan di-packaging dengan cara retorch. Satu ekor kambing di-packing menjadi 4 pack. Jadi total akan ada 8.000 pack daging yang akan dikirimkan ke Indonesia. Masing-masing pack-nya berisi 2,5 kg daging,” terang Arsad.

Dia berharap, tahun depan angkanya dapat meningkat signifikan. "Sehingga bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat di Indonesia juga,” imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense