Dark/Light Mode

Jemaah Haji Mulai Pulang ke Tanah Air: Hati Seperti Terbelah, Bahagia Juga Sedih

Minggu, 23 Juni 2024 04:26 WIB
Senyum bahagia jemaah haji saat mau pulang ke Tanah Air. (Foto: MCH 2024)
Senyum bahagia jemaah haji saat mau pulang ke Tanah Air. (Foto: MCH 2024)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jemaah haji Indonesia secara bertahap mulai pulang ke Tanah Air. Sabtu (22/6/2024), terdapat 20 kelompok terbang (kloter), dengan jumlah 7.973 jemaah kembali ke Indonesia. Para jemaah tampak bahagia bisa pulang ke Tanah Air, tapi juga sedih karena harus meninggalkan Tanah Suci.

Proses pemulangan jemaah di hari pertama ini dilakukan melalui dua bandara. Ada yang pulang melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, ada juga dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.

Jemaah haji yang tergabung Kloter 1 Embarkasi Surabaya (SUB 01) mengawali pemulangan gelombang pertama. Jemaah haji asal Bojonegoro itu, terbang dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Sabtu dini hari.

Para jemaah sudah tiba di Bandara Jeddah, Jumat (21/6/2026), pukul 21.15. Mereka turun dari bus dengan wajah-wajah bahagia. Senyum lebar mengembang di wajah-wajah mereka. Mereka lalu menuju Paviliun B untuk istirahat sejenak sembari menunggu proses check in.

Kloter SUB 01 take off menuju Indonesia pada pukul 03.15 WAS, menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV - 5632. Mereka tiba di Bandara Djuanda, Surabaya, pukul 21.05 WIB.

Karto Diprayitno (73 tahun), salah satu jemaah SUB 01, sangat senang bisa menunaikan ibadah haji dan dapat kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat. Jemaah asal Bojonegoro ini juga terkesan dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan petugas haji.

Baca juga : Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Penuh Gembira, Puji Kinerja Menag

"Paling berkesan itu hotelnya bagus. Prasmanannya (makanan) bagus. Semuanya bagus, Alhamdulillah. Pelayanan bagus semua," ucapnya.

Dia juga puas dengan pemondokan saat mabit (bermalam) di Mina. Dia merasa cukup nyaman, meski kondisi tenda di Mina tidak seluas seperti di Arafah.

"Memang di Mina sempit, tapi ya wajarlah orangnya banyak. Nggak adak masalah, karena niatnya kita ibadah kan," imbuhnya.

Dia lalu mendoakan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran serta para petugas haji tahun ini dapat menuntaskan kerja dengan sehat dan lancar. "Semoga Pak Menteri, Pak Yaqut sehat semua, terus besok bisa bagus lagi kepemimpinannya. Oke, mantap Pak Yaqut," ujarnya, sambil tersenyum.

Rasa bahagia juga terpancar di wajah Muhammad Thesar (18 tahun), jemaah Kloter 1 Embarkasi Batam (BTH 01). Thesar amat bahagia bisa menuntaskan ibadah haji di usia muda dan bisa kembali ke Tanah Air tanpa kekurangan apa pun.

Untuk pengalaman spiritualnya, Thesar mengaku, yang paling berkesan adalah saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). "Berkesannya itu saat di Arafah, terasa sekali bagaimana beratnya. Kemudian saat di Muzdalifah dan Mina. Tapi, mudah-mudahan itu setimpal dengan pahala yang didapat," ucapnya.

Baca juga : Jemaah Haji Nafar Awal Hari Ini Tinggalkan Mina Sebelum Matahari Terbenam

Kurnia Nur (44 tahun), jemaah haji dari Kloter 2 Embarkasi Solo (SOC 02), menangis haru setelah bisa menunaikan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air. Dia merasa bahagia karena perjalanan ibadah hajinya tanpa kendala.

"Alhamdulillah, senang sekali bisa ke Baitullah. Apapun tidak ada kendala yang berarti, semuanya bisa teratasi dengan aman dan nyaman. Kami jamaah merasa sangat dimuliakan," ujarnya, sambil mengelap air matanya.

Sementara, salah satu jemaah asal Temanggung, yang juga dari Kloter SOC 02, mengaku hatinya seperti terbelah dalam dua perasan. Satu sisi sangat bahagia karena bisa menunaikan ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah Air. Sisi lainnya, sedih karena harus meninggalkan Tanah Suci Makkah.

"Hati bahagia. Namun, sedih harus meninggalkan Makkah," ucap jamaah berpeci hitam itu.

Dalam proses pemulangan jemaah ini, Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan 14 asrama haji di Tanah Air untuk menyambut para tamu Allah tersebut. Berbagai layanan dan fasilitas sudah disiapkan di 14 asrama haji tersebut.

“Untuk layanan akomodasi, disiapkan kamar bagi jemaah haji yang tidak langsung pulang ke rumah (menunggu jemputan keluarga). Jemaah haji juga bisa menginap selama satu malam di asrama haji bila diperlukan. Mereka juga mendapat snack selamat datang ketika jemaah tiba di asrama haji,” ucap Anggota Media Center Kemenag Widi Dwinanda, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (22/6/2024).

Baca juga : DPR Minta Jemaah Haji Tak Berizin Segera Pulang ke Tanah Air

Ia menambahkan, asrama haji juga menyiapkan bus untuk membawa jemaah dari bandara ke asrama haji, kendaraan truk untuk membawa koper bagasi jemaah haji, dan layanan ambulans dan minibus untuk membawa jemaah sakit, lansia, atau disabilitas.

Selain itu, terang Widi, setiap asrama haji menyiapkan layanan kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan. Pelayanan itu meliputi rawat jalan (disiapkan poliklinik), rawat darurat, pemeriksaan laboratorium dan penunjang, pelayanan rujukan (disiapkan rumah sakit rujukan), pelayanan kekarantinaan kesehatan, penanganan jemaah haji wafat di pesawat, jalur fast track bagi jemaah lansia dan disabilitas, dan kursi roda.

“Setelah acara pelepasan, jemaah haji pulang ke daerah masing-masing. Selanjutnya dilakukan penyerahan paspor, penyerahan air zamzam kepada jemaah haji atau panitia haji dari daerah dan penjelasan dari bidang kesehatan terkait masa berlaku kartu kesehatan,” terangnya.

Untuk jemaah lain yang akan segera pulang, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan agar mematuhi ketentuan Airport Authority Arab Saudi. Widi menerangkan, jemaah dilarang membawa air zamzam ukuran apa pun dan kemasan apa pun dalam penerbangan. “Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut sepenuhnya demi keselamatan penerbangan dan penumpang,” ucapnya.

Widi berpesan, saat menunggu kepulangan ke Tanah Air, jemaah tetap menjaga kesehatan tubuh, mengindahkan imbauan petugas untuk makan tepat waktu, minum dan istirahat yang cukup. “Lalu minum obat teratur sesuai anjuran dokter dan menjaga dokumen penting seperti paspor, visa, dan identitas pribadi lainnya,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.