BREAKING NEWS
 

Bamsoet Apresiasi Pagelaran Ketoprak Retno Kencana Eks Panglima TNI Yudo Margono

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 5 Desember 2024 13:57 WIB
Pagelaran ketoprak Retno Kencana. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi pagelaran ketoprak bertajuk Retno Kencana yang digagas mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Yudo Margono. Pagelaran ini mengangkat kisah kepahlawanan Ratu Kalinyamat seorang pejuang perempuan dari Jepara yang hidup pada masa awal perkembangan Islam di Nusantara. Pemerintah telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Ratu Kalinyamat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 115-TK-TH-2023 tertanggal 6 November 2023.

Bamsoet menerangkan, Ratu Kalinyamat dikenal sebagai pemimpin Kerajaan Jepara pada abad ke-16, yang merupakan sosok wanita yang memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. “Ia dikenal sebagai ratu yang tangguh, berani, dan memperjuangkan kemerdekaan serta keadilan di tengah kekuasaan laki-laki yang dominan pada masanya," ujar Bamsoet, usai menyaksikan pertunjukan ketoprak Retno Kencana, di Jakarta, Rabu malam (4/12/2024).

Baca juga : 1 Orang Ditetapkan Tersangka, 8 Dicekal

Hadir antara lain istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Wahid, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto, Ketua Kebaya Foundation Tuti Roosdiono dan mantan Wantimpres Irjen Pol (Purn) Sudarto.

Adsense

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, ketoprak merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional yang merakyat dalam budaya Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Menggabungkan unsur teater, musik, dan tari, ketoprak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk menyampaikan nilai-nilai kultural dan historis masyarakat. Cerita yang disampaikan biasanya berasal dari sejarah, mitologi, atau folklore yang kaya akan nilai-nilai budaya.

Baca juga : Dugaan Korupsi Pengolahan Karet di Kementan, 8 Orang Dicegah ke Luar Negeri

Bamsoet melihat, tema perjuangan yang diusung dalam pertunjukan Ketoprak Retno Kencana mengandung banyak nilai moral yang relevan dalam konteks kehidupan saat ini. Pesan tentang keberanian, kepemimpinan, dan perjuangan untuk keadilan masih sangat relevan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat modern.

“Karya seni ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan menginspirasi generasi muda untuk menghargai sejarah dan budaya bangsa," kata Bamsoet. 

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Penanyangan Perdana Film "Sampai Nanti, Hanna!"

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini memaparkan, ketoprak Retno Kencana digelar atas kerja sama Kebaya Foundation, Laskar Indonesia Pusaka, dan Jaya Suprana School of Performing Arts, dengan sutradara Teguh Kenthus Ampiranto. Sejumlah pemain antara lain Dewi Bambang Soesatyo berperan sebagai Ratu Kalinyamat, Laksamana (Purn) Yudo Margono sebagai Penasehat Panglima Perang, dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai saudagar Wadimin. Pemain lainnya Inayah Wahid, Vero Yudo Margono, Aylawati Sarwono, serta pelawak Kirun dan Marwoto serta anggota DPR Amelia Anggraini Prawoto sebagai istri Jenderal Portugis.

Hasil dari penjualan tiket dan donatur sebesar Rp 500 juta didonasikan kepada Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala dalam rangka mendukung anak-anak dengan disabilitas ganda. “Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala merupakan lembaga yang melayani kebutuhan pendidikan penyandang tunaganda, sebuah kondisi dimana penyandangnya memiliki dua atau lebih keterbatasan," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense