Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ikut Main, Bamsoet Apresiasi Pemutaran Perdana Film 'Anak Kolong'
Sabtu, 2 November 2024 09:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi pemutaran perdana film 'Anak Kolong'. Film 'Anak Kolong' mengambil setting tahun 90-an dengan kehidupan keluarga TNI-Polri di dalam asrama yang khas. Film ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI dalam bingkai kebhinekaan.
Menurut Bamsoet, film 'Anak Kolong' memiliki tujuan untuk menyampaikan pesan-pesan kepada audiensnya. "Pesan yang ingin disampaikan antara lain nasionalisme, kebangsaan dan cinta tanah air, menyebarkan semangat persatuan, persahabatan dan kesetiakawanan, membangkitkan kembali kebanggaan sebagai putra-putri TNI/Polri dan meramaikan kembali literasi-literasi kebangsaan yang berkarakter," ujarnya, usai menyaksikan pemutaran perdana film 'Anak Kolong' di Jakarta, Jumat malam (1/11/2024).
Film 'Anak Kolong' dibintangi antara lain oleh Junior Roberts, Aisyah Aqilah, Antonio Blanco, Bonni Saputra, Suheil Bisyir, Rizky Hanggono, dan William Roberts. Selain itu, sejumlah tokoh juga ikut serta bermain antara lain Bamsoet, Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo, serta Menteri Perindustrian sekaligus Wakil Ketua Umum FKPPI Agus Gumiwang Kartasasmita.
Baca juga : PNM Dan PIP Dorong Petani Perempuan Terampil Finansial
Bamsoet menjelaskan, film 'Anak Kolong' bercerita mengenai karakter persahabatan remaja dengan latar belakang sebagai putra dan putri dari orang tua yang berprofesi sebagai TNI-Polri. Cerita berkembang seputar bagaimana kelima remaja tersebut bersahabat dan berjuang untuk menggapai cita-cita di tengah berbagai problematika khas remaja. Meskipun dikelilingi oleh dunia yang disiplin, anak-anak dalam film ini tetap harus berjuang untuk menemukan identitas diri dan kebahagiaan.
Menurut Bamsoet, salah satu pesan moral yang paling menonjol dalam film ini adalah pentingnya nilai persahabatan. Persahabatan mengajarkan mereka untuk saling mendukung, berbagi suka duka, dan bersama-sama menghadapi tantangan yang ada.
"Film ini menunjukkan bahwa melalui kerjasama dan saling menghargai, mereka mampu mengatasi permasalahan yang tampaknya rumit, termasuk memaknai tentang arti ditinggalkan dan meninggalkan," kata Bamsoet.
Baca juga : Debat Perdana Pilgub Sumut Dikawal Ketat Kepolisian
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia ini memaparkan, pesan moral lainnya adalah tentang pentingnya bermimpi dan berjuang untuk mencapai cita-cita. Tokoh-tokoh dalam film 'Anak Kolong' menunjukkan bahwa meskipun mereka menghadapi berbagai tantangan, namun mereka tidak kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Film ini mengajarkan kepada penonton bahwa segala impian bisa tercapai dengan kerja keras, ketekunan dan keberanian.
Film 'Anak Kolong' juga menyajikan tema toleransi dan penerimaan perbedaan. Di dalam cerita, karakter-karakter yang berbeda latar belakang dan karakter diperlihatkan saling memahami dan menghormati.
"Pesan ini sangat relevan di tengah masyarakat yang semakin beragam. Mengajak generasi muda untuk belajar menghargai perbedaan serta menjalin hubungan baik dengan teman-teman dari berbagai latar belakang yang ada," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya