BREAKING NEWS
 

Kapolda Aceh: Pemulihan Pascabencana Harus Kembalikan Rasa Aman & Ekonomi Warga

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 24 Februari 2026 19:50 WIB
Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah meninjau pembangunan hunian tetap dan jembatan pascabencana di Aceh Tamiang, Selasa (24/2/2026). (Dok. Polda Aceh)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah menegaskan proses pemulihan pasca-bencana tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Rehabilitasi dan rekonstruksi, kata dia, harus memastikan masyarakat benar-benar kembali hidup aman, produktif, dan bermartabat.

Karena itu, Polda Aceh mengambil peran aktif mengawal proses pemulihan secara menyeluruh. Mulai dari pembangunan hunian tetap hingga pemulihan konektivitas ekonomi warga.

“Pemulihan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Yang paling penting adalah mengembalikan rasa aman, aktivitas ekonomi, dan harapan masyarakat,” kata Marzuki kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Sejak fase tanggap darurat, Polda Aceh terlibat aktif dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Peran tersebut tidak hanya sebatas pengamanan proyek, tetapi juga memastikan pembangunan berjalan transparan, tertib, dan tepat sasaran.

“Polri tidak hanya mengawal pembangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar pulih dan bangkit lebih kuat,” tegasnya.

Baca juga : PTPP Kebut 5 Proyek Pemulihan Banjir Di Aceh, Selain Jembatan Dan Huntara

Salah satu fokus utama adalah pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, percepatan pembangunan huntap terus dilakukan.

Pada tahap pertama, sebanyak 150 unit rumah tipe 36 model Prycast dan Ruspin dibangun. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan rampung pada Mei mendatang untuk kemudian diserahterimakan kepada warga.

Kapolda mengakui sejumlah tantangan di lapangan, seperti cuaca yang tidak menentu, distribusi material, hingga koordinasi lintas instansi. Namun, melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, satuan tugas rehabilitasi, dan kementerian teknis, hambatan tersebut diatasi secara bertahap.

Adsense

“Kami melakukan pengawalan distribusi material, monitoring langsung, dan evaluasi berkala agar target penyelesaian tetap terjaga,” akunya.

Selain hunian, pemulihan konektivitas juga menjadi prioritas. Infrastruktur jembatan dinilai krusial untuk menghidupkan kembali mobilitas warga dan mempercepat perputaran ekonomi. Hingga kini, Polri telah membangun 26 unit jembatan yang terdiri dari 4 jembatan Bailey, 13 jembatan kayu, dan 9 jembatan gantung. Dari jumlah tersebut, 22 unit telah selesai, tiga unit masih dalam proses pembangunan, dan satu unit dalam tahap perencanaan.

Baca juga : Prabowo: Pertemuan Perdana Board of Peace Bahas Kelanjutan Perdamaian Gaza

Di Kabupaten Aceh Utara, progres pembangunan jembatan Bailey di Desa Lhok Cut telah mencapai sekitar 50 persen, sementara di Desa Riseh Tunong sekitar 35 persen.

Menurut Marzuki, pulihnya konektivitas membawa dampak langsung terhadap kondisi psikologis dan ekonomi masyarakat. “Aktivitas pasar kembali hidup, distribusi hasil pertanian dan perikanan menjadi lancar, serta biaya transportasi menurun sehingga pendapatan masyarakat lebih stabil,” jelasnya.

Untuk menjamin akuntabilitas, Polda Aceh menerapkan sistem pengawasan berlapis sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Monitoring dilakukan langsung di lapangan, disertai laporan progres berkala serta verifikasi data penerima bantuan bersama pemerintah daerah dan perangkat desa.

Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan tidak lepas dari sinergi lintas instansi, termasuk TNI, Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi, serta kementerian teknis.

“Kolaborasi yang solid memastikan pembangunan hunian dan jembatan berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Kembangkan SI CADIAK, Limbah Jadi Sumber Ekonomi

Di akhir pernyataannya, Kapolda menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus menghasilkan kondisi yang lebih baik dari sebelum bencana terjadi.

“Kami berkomitmen menjadi bagian dari solusi agar masyarakat tidak hanya pulih, tetapi bangkit lebih kuat dan memiliki kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense