Dark/Light Mode

PTPP Kebut 5 Proyek Pemulihan Banjir Di Aceh, Selain Jembatan Dan Huntara

Selasa, 24 Februari 2026 15:20 WIB
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PP di Bener Meriah, Aceh. Foto: PTPP
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PP di Bener Meriah, Aceh. Foto: PTPP

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, PT PP (Persero) Tbk (PTPP), terus mempercepat langkah pemulihan pascabencana banjir di Provinsi Aceh. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perseroan kini mengebut lima program strategis untuk memulihkan infrastruktur vital dan sanitasi warga terdampak.

Langkah taktis ini merupakan kelanjutan dari komitmen respons cepat PTPP pada fase tanggap darurat. Sebelumnya, perseroan telah bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk merampungkan pembangunan infrastruktur darurat, termasuk pemasangan jembatan tipe Bailey guna memulihkan akses antarwilayah, serta mendirikan hunian sementara (huntara) di sejumlah titik terdampak di Aceh dan Sumatera Utara.

Baca juga : Aksi TNI Percepat Pemulihan Aceh, Perbaiki Sekolah Hingga Jalan Desa

Memasuki tahap pemulihan lanjutan yang telah dieksekusi pada 4 hingga 14 Februari 2026 lalu, fokus PTPP bergeser pada pemenuhan kebutuhan dasar dan fasilitas warga di wilayah Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan.

Lima program strategis yang digarap mencakup renovasi musala agar warga dapat kembali beribadah dengan nyaman, perbaikan instalasi air bersih untuk memastikan ketersediaan air layak konsumsi, serta pembangunan fasilitas toilet umum yang higienis. Selain itu, perbaikan sejumlah fasilitas publik lainnya juga dikebut demi mendukung roda aktivitas warga agar segera kembali normal.

Baca juga : Bahas Kebijakan Pro Rakyat, Prabowo Kumpulkan Menteri Di Hambalang Minggu Malam

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa kehadiran perseroan di Serambi Mekkah adalah wujud nyata komitmen berkelanjutan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan di masa krisis.

"Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkesinambungan," kata Joko.

Baca juga : Gelar Pengobatan Gratis Di Aceh Tamiang, BPH Migas Juga Bagi Beras Dan Kasur

Karena itu, PTPP, sebutnya hadir tidak hanya pada tahap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan lanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama pada aspek sanitasi, akses air bersih, dan fasilitas umum.

Melalui implementasi program TJSL yang responsif dan terstruktur ini, PTPP mempertegas peran strategisnya. Tidak sekadar berorientasi pada pembangunan infrastruktur skala besar, perseroan juga membuktikan kontribusi nyatanya dalam memulihkan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai pelosok Nusantara yang terdampak bencana.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.