Dark/Light Mode

Pertamina Patra Niaga Kembangkan SI CADIAK, Limbah Jadi Sumber Ekonomi

Selasa, 17 Februari 2026 12:12 WIB
Pertamina Patra Niaga mengembangkan SI CADIAK di Nagari Padang Toboh untuk mengolah limbah pertanian menjadi sumber ekonomi berbasis masyarakat dan ramah lingkungan. (Foto: Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga mengembangkan SI CADIAK di Nagari Padang Toboh untuk mengolah limbah pertanian menjadi sumber ekonomi berbasis masyarakat dan ramah lingkungan. (Foto: Pertamina Patra Niaga)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Patra Niaga mengembangkan program pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat melalui inovasi SI CADIAK (Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah) di Nagari Padang Toboh, Sumatera Barat.

Program ini dijalankan oleh unit Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan berbasis ekonomi sirkular.

Program SI CADIAK difokuskan pada pengelolaan limbah pertanian dan peternakan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Limbah jerami dan kotoran ternak diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan, sekaligus menekan praktik pembakaran terbuka yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan.

Baca juga : Riza Patria Sambut Barisan 8 Center, Diminta Jadi Organisasi Responsif

Melalui pendekatan eco-inovasi, Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 894 ton jerami per tahun dan 864 ton kotoran ternak diolah menjadi kompos, bioetanol, serta parfum jerami ramah lingkungan bernama ARUWA.

Program ini juga mendukung Program Sawah Pokok Murah serta menghasilkan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dimanfaatkan untuk Learning Center UKASEMA.

Dari sisi dampak, implementasi SI CADIAK berkontribusi pada penurunan emisi hingga 1.305 ton CO₂e per tahun, penurunan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga 80 persen pada periode 2022–2025, serta peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 63 persen melalui diversifikasi produk dan efisiensi biaya pertanian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menyatakan bahwa program tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca juga : Percepat Pemulihan Akses, Kapolri Pantau Pembangunan Jembatan Bailey Di Sumbar

“SI CADIAK menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan masyarakat mampu menghadirkan solusi berkelanjutan. Program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, memperkuat ketahanan energi berbasis biogas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari secara inklusif,” ujar Roberth.

Menurut Roberth, SI CADIAK juga menjadi salah satu program unggulan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kriteria Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).

Pendekatan inovatif dan pengukuran dampak yang terstruktur dinilai dapat menjadi model pengelolaan limbah produktif berbasis masyarakat di daerah lain. Sementara itu, anggota Kelompok UKASEMA, Siti, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut.

“SI CADIAK bersama Pertamina bukan hanya tentang pertanian biasa, tetapi kami diajarkan untuk mengolah limbah dengan tepat dan menghasilkan produk yang bisa dijual dari limbah tersebut. Hasil limbah sedikit banyaknya bisa membantu menyambung hidup kami, di mana sebagian besar kami hanya buruh tani dan ibu rumah tangga. Kami sudah bisa menjual produk dari limbah, sehingga menghasilkan pemasukan tambahan bagi kami,” ungkap Siti.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Gandeng AF Corse dan Sean Gelael di Musim Balap 2026

Program SI CADIAK selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, tujuan 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, tujuan 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta tujuan 13 Penanganan Perubahan Iklim.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.