RM.id Rakyat Merdeka - Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah mendorong percepatan pembangunan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun 2025. Kata Kapolda, upaya ini agar masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak sehingga dapat merasakan kebersamaan bersama keluarga saat menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Kapolda, momentum Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan kebersamaan keluarga menjadi perhatian penting dalam percepatan pembangunan hunian. Pemerintah bersama berbagai pihak berupaya memastikan warga tidak lagi merayakan hari kemenangan dalam kondisi pengungsian.
“Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kami menyampaikan perkembangan pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat proses pemulihan di berbagai wilayah Aceh,” kata Marzuki Ali Basyah, Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan data per 10 Maret 2026 pukul 17.30 WIB, Kapolda menjelaskan progres pembangunan hunian tetap (huntap) yang dikerjakan Polri. Katanya, pengerjaan terus berjalan sesuai tahapan teknis di lapangan. Pembangunan rumah dengan metode precast telah mencapai 72 persen.
Baca juga : Momentum Ramadan, PLN EPI Bangun Harmoni untuk Kinerja Berkelanjutan
Sementara itu, pembangunan rumah dengan sistem panel instan telah menyelesaikan seluruh struktur dinding atau mencapai 100 persen dan kini telah memasuki tahap penyempurnaan fasilitas pendukung. Selain itu, pembangunan rumah berbahan kayu juga terus berjalan untuk melengkapi kebutuhan hunian masyarakat terdampak.
“Adapun pembangunan rumah kayu telah terealisasi sebesar 12 persen dan terus dikerjakan secara berkelanjutan, termasuk penambahan fasilitas penunjang bagi kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Marzuki Ali.
Selain huntap, penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak juga terus dioptimalkan. Sejumlah unit yang telah selesai dibangun kini mulai ditempati warga secara bertahap sehingga masyarakat tidak lagi harus bertahan di lokasi pengungsian darurat.
“Sejumlah unit hunian sementara yang telah selesai dibangun saat ini sudah mulai ditempati secara bertahap oleh masyarakat,” ujar Kapolda Marzuki Ali.
Baca juga : Jelang Lebaran 2026, KAI Cek Kesehatan Petugas LRT Jabodebek
Ia menambahkan pemerintah bersama seluruh unsur terkait juga memastikan hunian yang dibangun dilengkapi dengan fasilitas dasar yang memadai. Tujuannya agar masyarakat dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
“Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus memastikan kelayakan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, listrik, serta keamanan lingkungan hunian,” ungkapnya.
Ia juga memahami harapan besar masyarakat untuk segera menempati rumah yang layak. Terlebih, menjelang Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga. Karena itu, seluruh pihak didorong mempercepat penyelesaian pembangunan tanpa mengabaikan kualitas bangunan dan keselamatan penghuni.
“Karena itu, seluruh pihak terkait terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan, kelengkapan fasilitas dasar, serta aspek keselamatan dan kenyamanan penghuni,” jelasnya.
Baca juga : Kepala Daerah Diingatkan Siaga, Tidak Keluar Negeri
Marzuki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lancar.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar. Semoga setiap upaya yang dilakukan dapat meringankan beban saudara-saudara kita serta menghadirkan harapan baru dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.