RM.id Rakyat Merdeka - Waskita Karya menyalurkan hampir 100 hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar proyek Perseroan.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan hewan kurban yang disalurkan terdiri atas puluhan sapi dan kambing. Distribusinya menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Merauke.
“Melalui penyaluran hewan kurban pada Iduladha tahun ini, Waskita Karya berkomitmen untuk menanamkan nilai sosial sekaligus mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar proyek,” ujar Ermy dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).
Penyaluran hewan kurban dilakukan di sekitar kantor pusat perusahaan di Jakarta dan sejumlah lokasi proyek strategis Perseroan. Di antaranya Sukabumi, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Makassar, Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga Kalimantan Tengah.
Baca juga : Riota Jaya Lestari Salurkan 89 Ekor Sapi Kutban Untuk Masyarakat Lingkar Tambang
Menurut Ermy, seluruh hewan kurban telah memenuhi standar kesehatan dan dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan. Waskita juga melibatkan peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban tahun ini.
“Berkurban bukan hanya soal berbagi daging, tetapi juga menyampaikan pesan kasih sayang, kebersamaan, dan kepedulian melalui tindakan nyata yang penuh manfaat,” katanya.
Selain penyaluran hewan kurban, Waskita juga menyoroti kontribusinya dalam pembangunan dan renovasi sejumlah masjid besar di Indonesia. Selama lebih dari 65 tahun berkarya, perusahaan pelat merah itu telah mengerjakan lima masjid besar yang menjadi pusat ibadah masyarakat.
Di antaranya Masjid Istiqlal, Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid Raya Baiturrahman Semarang, dan Masjid Nasional Al-Akbar.
Baca juga : Tugu Insurance Salurkan 40 Kaki Palsu Bagi Korban Kecelakaan
“Pembangunan sejumlah masjid ini merupakan kontribusi Perseroan dalam menyediakan fasilitas penunjang ibadah umat Muslim. Kami ingin para jemaah bisa beribadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” tutur Ermy.
Ia menjelaskan, dalam pengerjaan masjid-masjid tersebut Waskita tidak hanya memperhatikan kualitas bangunan, tetapi juga menjaga nilai sejarah dan karakter arsitekturnya.
Salah satunya terlihat pada renovasi Masjid Raya Baiturrahman Aceh yang dibuat menyerupai Masjid Nabawi di Madinah dengan tambahan payung raksasa dan pohon kurma di area halaman.
Sementara pada Masjid Sheikh Zayed Solo, Waskita menghadirkan konsep green building dan sentuhan khas budaya lokal melalui motif batik kawung pada lantai dan pilar masjid.
Baca juga : Menyembelih Hewan Kurban Berbasis Keramahtamahan
Ermy berharap masjid-masjid yang dibangun dan direnovasi Waskita dapat menjadi simbol peradaban Islam sekaligus memberi kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Iduladha.
“Kelima masjid yang dibangun oleh Waskita menjadi simbol peradaban Islam di berbagai daerah. Kami berharap, pada perayaan Iduladha tahun ini masyarakat dapat salat bersama keluarganya dengan penuh khidmat dan suka cita,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.