Sebelumnya
Saito menambahkan, meski harus bekerja cepat, reporter dituntut harus menyajikan berita secara akurat. Begitu juga dalam menyampaikan perkembangan di lokasi bencana. Untuk berita bencana, dia mencontohkan, biasanya objek yang diliput adalah korban yang selamat.
Baca juga : Bangun Istana Herring Rp 369 Miliar
“Segala tindakan korban yang selamat selama bencana terjadi, bisa jadi inspirasi bagi tiap orang, termasuk reporter,” ujarnya.
Baca juga : Kekayaan Alam Picu Sengketa Wilayah
Dalam tiap penerbitan berita mengenai bencana, koran tersebut menampilkan foto-foto korban jiwa. Saito bilang, hal itu juga bisa membantu keluarga korban. “Tapi yang perlu diingat, pemuatan foto korban harus mendapat izin,” katanya. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.