Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sampai Akhir Tahun 2021

Bank Mandiri Targetkan Pengguna Mobile Banking Tembus 16 Juta Orang

Jumat, 8 Oktober 2021 18:05 WIB
Direktur Information Technology Bank Mandiri, Timothy Utama. (Foto: ist)
Direktur Information Technology Bank Mandiri, Timothy Utama. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri Tbk menargetkan peningkatan jumlah user mobile banking hingga dua kali lipat atau 16 juta pengguna di akhir tahun 2021, dibandingkan tahun lalu. 

Saat ini, jumlah pengguna mobile banking sudah mencapai lebih dari 8 juta pengguna terdaftar. Sementara, jumlah pengguna layanan wholesale mencapai lebih dari 500 ribu pengguna.

Untuk itu, Bank Mandiri mengaku terus fokus mengembangkan bisnisnya, dengan melakukan tranformasi ke arah beyond digital bank. Pihaknya juga menargetkan mampu menyediakan one stop digital solution bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Salah satunya, Bank Mandiri mengakselerasi transformasi Mandiri Digital melalui Financial Super App Livin’ by Mandiri dan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri. 

Berita Terkait : Perketat Mobilitas Masyarakat Atau Kasus Covid-19 Meledak

Kedua layanan digital ini dipercaya mampu memberikan solusi perbankan digital yang komprehensif, baik bagi nasabah ritel maupun bisnis korporasi, melalui pemanfaatan infrastruktur digital Bank Mandiri yang saling terkoneksi dengan ekosistem bisnis digital. 

Direktur Information Technology Bank Mandiri, Timothy Utama, menjelaskan bahwa saat ini Bank Mandiri telah melayani lebih dari 31 juta rekening tabungan dan 2 juta rekening kredit. 

"Di usia yang ke-23 tahun, Bank Mandiri memiliki visi menciptakan beyond digital. Termasuk menghubungkan layanan keuangan Bank Mandiri dengan ekosistem digital yang saat ini semakin meningkat terutama pada segmen UMKM," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/10).

Dari data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), jumlah UMKM yang sudah terhubung ke dalam ekosistem digital telah mencapai 15,9 juta atau 24,9 persen dari total pelaku UMKM yaitu sekitar 65 juta. 

Berita Terkait : Baru Launching, Tahun Ini AstraPay Targetkan 16 Juta Pengguna

Jumlah ini meningkat signifikan selama pandemi Covid-19. Sebelum pandemi Covid-19, pelaku UMKM yang terhubung dalam platform digital baru mencapai sebanyak 8 juta UMKM.

Melalui Super App Livin' by Mandiri jelas Timothy, pihaknya mengusung konsep cabang dalam genggaman dengan layanan finansial yang komplit, termasuk integrasi layanan anak perusahaan Mandiri Group dan ekosistem digital favorit nasabah. "Cukup satu Financial Super App Livin’ by Mandiri untuk memenuhi seluruh kebutuhan nasabah," imbuhnya.

Satu lagi fitur yang sangat inovatif untuk memperkuat ekosistem digital hadir di Super App Livin' by Mandiri. Kini nasabah dapat melihat seluruh saldo e-wallet yang dihubungkan ke New Livin’. 

Di New Livin’, nasabah dimanjakan dengan hadirnya fitur Quick Pick untuk akses transaksi yang instan. Seluruh transaksi favorit nasabah dapat diakses dengan cepat di satu tempat, di menu Quick Pick. 

Berita Terkait : Ini Alokasi Anggaran PEN Tahun Depan, Kesehatan Paling Besar

Kemudian dari sisi perusahaan atau wholesale, Bank Mandiri juga memperkenalkan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri, yang merupakan layanan digital single access yang menjadi pusat aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi komunitas bisnis para pelaku usaha di segmen wholesale berikut ekosistemnya dari hulu ke hilir. 

Atas keberhasilan transformasi Mandiri Digital, Bank Mandiri juga berhasil meraih penghargaan Best Digital Bank 2021 dalam ajang Asiamoney Best Bank Awards 2021. 

Penghargaan yang sangat bergengsi ini diberikan oleh majalah Asiamoney, kepada bank yang berhasil menunjukkan performa finansial yang sangat baik. Serta pengembangan layanan serta infrastruktur digital yang inovatif untuk memudahkan pelayanan dan memenuhi kebutuhan finansial nasabah. [DWI]