Sebelumnya
AS juga menyesalkan kabar kedatangan Putin ke KTT G20. Dikutip USA Today, kemarin, Gedung Putih menyarankan Presiden Ukraina hadir.
“Jika Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri acara tersebut, Zelensky juga harus berpartisipasi,” bunyi pernyataan Dewan Keamanan Nasional (NCS) AS.
Baca juga : Ribuan Ulama Purwakarta Dukung Ganjar Capres 2024
NSC menegaskan kembali, Presiden AS Joe Biden mengatakan, Putin seharusnya tak menghadiri KTT G20 selama masih mengobarkan perang di Ukraina.
Sebagai informasi, Presiden Jokowi mengatakan, Putin dan Presiden China Xi Jinping berencana menghadiri KTT G20, dalam wawancara dengan Pemimpin Redaksi Bloomberg News, John Micklethwait, Kamis (18/8).
Baca juga : Jokowi Mau Bangun Training Camp Sepak Bola Di IKN
Seorang juru bicara Kremlin menolak berkomentar mengenai kabar kehadiran Putin di Bali, nanti. Tetapi pejabat lain yang mengetahui situasi tersebut mengkonfirmasi bahwa Putin berencana menghadiri pertemuan itu secara langsung.
Selain itu, Kremlin hanya menyinggung mengenai percakapan telepon Putin dan Jokowi Kamis lalu. Keduanya membahas persiapan KTT G20 di Bali. Namun, Kremlin dalam sebuah pernyataan, tidak menyebutkan apakah pemimpin Rusia itu akan hadir.
Baca juga : Airlangga: Tangani Krisis Global Dan Perang Ukraina, Dunia Berharap Banyak Pada Jokowi
Sebagai Presidensi G20, posisi Indonesia rada tidak enak. Di satu sisi menghadapi tekanan dari negara-negara Barat untuk menarik undangannya kepada Putin. Di sisi lain, dua negara yang sedang perang ini merupakan sahabat. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.