BREAKING NEWS
 

Nilai Taliban Belum Berubah

Indonesia Belum Mengakui Pemerintahan Afghanistan

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 27 Agustus 2022 07:30 WIB
Pendukung Taliban merayakan setahun Taliban berkuasa di Afghanistan, 15 Agustus 2022. (Reuters/Ali Khara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setahun pasca mengambil alih Pemerintahan Afghanistan, belum ada perubahan berarti yang dilakukan Taliban. Ada sejumlah parameter yang belum dipenuhi Pemerintah Taliban. Karena itu, hingga kini Pemerintah Indonesia masih belum mengakui Pemerintah Taliban.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah menyatakan, sampai saat ini Indonesia hanya memiliki misi bantuan kemanusiaan di negara tersebut. Menurutnya, fokus utama Pemerintah adalah memberikan bantuan untuk masyarakat yang mengalami berbagai tekanan. Mulai dari ekonomi, kesehatan, serta memberikan bantuan kekonsuleran.

Baca juga : Sandiaga Ajak Santri Ciptakan Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren Melalui Pameran Fotografi Santri

 “Mengenai Afghanistan, sejauh dari kebijakan Indonesia belum banyak mengalami perubahan, sekalipun kita sudah memiliki misi kemanusiaan Indonesia di Afghanistan,” kata Faizasyah, dalam press briefing Kemlu RI, Kamis petang (25/8).

Dia menjelaskan, ada beberapa parameter yang menjadi rujukan Indonesia dalam memberi pengakuan. Parameter ini disepakati menjadi rujukan dalam melihat pelaksanaan pengelolaan suatu negara atau pemerintahan.

Baca juga : Menang Lawan PSIS, Baju Ijo Pede Lawan PS Sleman

Parameter yang dimaksud adalah pembentukan Pemerintahan inklusif yang melibatkan elemen masyarakat. Selanjutnya, adanya penghormatan terhadap HAM, termasuk kelompok minoritas dan wanita.

“Serta tidak dijadikannya wilayah Afghanistan sebagai tempat bagi tumbuh kembangnya aktivitas terorisme,” tegasnya.

Baca juga : 4 Tip Buat Para Ibu Mengatur Keuangan Keluarga

Namun, lanjut Faizasyah, belum ada perkembangan apapun selama setahun terakhir dari Pemerintahan Taliban di Afghanistan terkait tiga parameter itu. Sehingga masih diperlukan waktu untuk Indonesia mengubah posisi yang sudah digarisbawahi sejak tahun lalu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense