BREAKING NEWS
 

Nyaris 40 Tahun Berkuasa, PM Kamboja Mundur, Jabatan Dikasih Ke Anaknya

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 26 Juli 2023 17:24 WIB
Hun Sen melepas jabatannya sebagai Perdana Menteri Kamboja, dan menyerahkannya kepada putra tercinta, Hun Manet. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen (70), salah satu pemimpin terlama di dunia mengundurkan diri. Dia menyerahkan kekuasaan kepada putra sulungnya, Hun Manet (45), setelah hampir empat dekade menjalankan pemerintahan garis keras.

"Saya sudah bertemu raja dan telah menegaskan, bahwa saya tidak akan melanjutkan jabatan sebagai perdana menteri. Saya mundur dengan sukarela," kata Hun Sen dalam pidato yang ditayangkan stasiun TV nasional, seperti dikutip Reuters, Rabu (25/7).

"Penting bagi kita, memiliki kabinet yang mayoritas diisi anak muda. Mereka adalah pemimpin masa depan. Perdamaian dan pembangunan jangka panjang, akan dilanjutkan anak saya, Hun Manet," imbuhnya.

Tetap Jadi Bos Partai

Meski melepas jabatannya sebagai perdana menteri, Hun Sen tak serta merta pensiun. Dia tetap menjabat ketua partai dan menjadi anggota Majelis Nasional.

Hun Sen bahkan siap kembali menjabat perdana menteri, jika anaknya tak becus kerja.

Baca juga : Gelar OTT Di Jakarta Dan Bekasi, KPK Amankan Pejabat Basarnas

Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang dipimpin Hun Sen, menang telak dalam Pemilu 23 Juni lalu. Berhasil meraup 120 kursi parlemen, dari total 125.

Kemenangan 82 persen suara, membuka jalan bagi suksesi dinasti untuk Hun Manet. Beberapa kritikus membandingkannya dengan Korea Utara.

Channel News Asia menyebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kamboja mendiskualifikasi satu-satunya penantang serius: Partai Cahaya Lilin, secara teknis sebelum pemilihan.

Pemerintah Kamboja memuji 84,6 persen jumlah pemilih yang berpartisipasi dalam pemilu,  sebagai bukti kedewasaan demokrasi negara tersebut. Namun, kekuatan Barat termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa, mengutuk pemilihan tersebut. Karena tidak memberikan kebebasan dan tidak adil. 

Merapat Ke China

Adsense

Kalangan oposisi yang sebagian besar telah mengasingkan diri dan kelompok HAM mengatakan, Hun Sen telah bertahun-tahun menindas institusi demokrasi. Kolega dan kerabat partainya, mendapat keuntungan dari berbagai konsesi bisnis.

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Kamis 20 Juli Hadir Di Bekasi Cyber Park

Pemerintahan Hun Sen disebut telah menolak tuduhan korupsi dalam jajarannya.

Tahun 1993, Hun Sen menolak hasil pemilihan penting yang digelar PBB, demi mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak Kamboja terseret ke dalam perang Vietnam pada akhir 1960-an.

Tahun 1997, Hun Sen memasuki periode koalisi yang sulit dengan rival royalisnya, hingga terjadi kudeta berdarah.

Hun Sen yang merupakan komandan Khmer Merah, menanggapi Amerika dan sekutu barat yang memintanya untuk mendukung demokrasi, dengan merapat ke China.

"Sangat memprihatinkan. Kamboja terus mengalami penyusutan ruang demokrasi dalam beberapa tahun terakhir, kebebasan fundamental dan hak untuk berpartisipasi dalam urusan publik digerogoti,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Türk dalam sebuah pernyataan, Rabu (25/7).

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Kamis 13 Juli Hadir Di Bekasi Cyber Park

Namun, Hun Sen dinilai berjasa membangun perdamaian, dan mengerek posisi Kamboja ke negara berpenghasilan menengah, meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur selama 38 tahun berkuasa.

Hun Manet yang saat ini menjabat Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, tidak banyak bicara tentang visinya untuk Kamboja.

Menurut rencana, parlemen baru akan bersidang pada 21 Agustus. Sementara perdana menteri dan kabinet baru, dilantik pada 22 Agustus.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense