BREAKING NEWS
 

Palestina Angkat Topi Sama Rencana RI-Malaysia Kirim Pasukan Perdamaian, Tapi...

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : M ADE AL KAUTSAR
Kamis, 4 Juli 2024 19:16 WIB
Konferensi pers yang dihadiri oleh perwakilan Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, sejumlah perwakilan tetap PBB dikantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kamis (4/7). Foto: Larasati Dyah Utami/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Palestina angkat topi atas niat mulia Indonesia dan Malaysia yang ingin mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza. Tapi, situasinya masih panas. Belum bisa terima tamu dulu.

Begitu kata Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kamis (4/7). 

Konferensi pers dihadiri sejumlah perwakilan tetap negara sahabat Palestina di PBB. Di antaranya Watap Indonesia Arrmanatha Nasir, Watap Namibia Neville Melvin Gertze, Watap Nicaragua Taime Hermida Castillo hingga Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Indonesia, Tri Tharyat.

Baca juga : Harga Obat Di Indonesia Selangit, Kenapa Malaysia Dan India Jauh Lebih Murah?

Mansour mengatakan, pasukan perdamaian Indonesia dan Malaysia akan berada di bawah naungan PBB. Tapi pengiriman pasukan perdamaian baru bisa dibahas lebih lanjut jika agresi Israel di Gaza berakhir.

“Kami berusaha mengakhiri perang dan menyelamatkan nyawa, sehingga konsentrasi kami saat ini adalah untuk mengakhiri perang,” kata Mansour.

Adsense

Sebagaimana diberitakan media, Indonesia dan Malaysia telah menyatakan kesiapannya untuk mengirim pasukan perdamaian. 

Baca juga : Cuaca Jakarta Hari Ini Senin (1/7) Panas Membara, Awas Hujan Petir Malam Nanti

Saat menghadiri Shangrila Dialogue 2024 di Singapura di awal bulan Juni, Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendukung Palestina. Bahkan jika diperlukan dan diminta PBB, Indonesia siap mengirimkan pasukan perdamaian.

Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim belum lama ini mengatakan bahwa Malaysia siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza jika diamanatkan oleh PBB. 

Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam perbincangan selama tiga menit dengan Prabowo pada Senin (1/7/2024).

Baca juga : Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pupuk Kaltim Pertahankan Properda Emas Ke-9

Mansour bilang, jika perang mereda Palestina akan membuka tahap baru dalam upaya rekonstruksi dan pemulihan. Segala bentuk bantuan dari semua pihak tentu akan disambut saat itu.

Namun untuk saat ini usulan dari negara-negara sahabat akan ditampung agar pihaknya dapat menentukan kebijakan yang tepat. Hal ini termasuk mempertimbangkan usulan mendatangkan pasukan perdamaian dari Indonesia dan Malaysia.

“Kita belum sampai sana," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense