BREAKING NEWS
 

Diserang Isu Kesehatan

Biden Makin Kempes

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 19 Juli 2024 06:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Wapresnya, Kamala Harris. Foto: AP/Matt Kelley

RM.id  Rakyat Merdeka - Popularitas Joe Biden semakin kempes alias merosot pasca debat perdana calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) pada 27 Juni lalu. Namun, capres incumbent berusia 81 tahun itu tidak akan mundur dari pencalonan.

Pasca debat perdana, desakan agar Biden mengundurkan diri dari pencapresan mengalir deras.

Biden dianggap memiliki kekurangan dan masalah kesehatan karena sudah tua. Biden diragu­kan bisa menjalankan tugas menjadi Presiden.

Baca juga : KPK Periksa Maraton 30 Saksi Di Surabaya

“Jika dokter mengatakan bahwa saya memiliki kondisi medis yang buruk, maka saya akan mempertimbangkan mundur,” kata Biden dalam wawancaranya bersama Ed Gordon dari BET News, Rabu (17/7/2024).

Biden yakin tubuhnya masih sangat fit untuk memenangkan pemilu presiden (Pilpres) pada 5 November nanti.

Terbaru, anggota Parlemen Adam Schiff secara terbuka meminta Biden untuk mun­dur dari pencalonan. Politisi Partai Demokrat dari negara bagian California itu merupakan anggota tim pemakzulan Donald Trump, lawan Biden dari Partai Republik.

Baca juga : Prabowo-Gibran Sedang Seleksi Calon Menteri

“Negara ini sedang di persimpangan jalan. Kepresidenan Trump yang kedua akan melemahkan pondasi demokrasi kita. Tapi, saya ragu Presiden Biden dapat mengalahkan Donald Trump pada November nanti,” ujar Schiff.

Adsense

Dalam banyak jajak pendapat, popularitas Biden menunjukkan penurunan. Berdasarkan survei terbaru Reuters/Ipsos, Selasa (16/7/2024), Biden hanya mem­peroleh 41 persen suara, beda dua persen dari Trump yang ung­gul dengan 43 persen. Survei dilakukan terhadap 992 warga AS, tiga hari usai insiden percobaan pembunuhan terhadap Trump.

Hasil serupa juga terlihat dalam survei Economist, Rabu (17/7/2024). Biden tercatat men­gantongi 43 persen, sementara Trump 46 persen. Ini menunjuk­kan Trump mulai memimpin tiga persen, yang sebelumnya hanya sekitar 2 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense