RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris (59) yang kini menjadi kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat, memuji kinerja Joe Biden (81) selama menjadi orang nomor satu di Negeri Paman Sam.
Harris mengatakan, legacy Biden selama tiga tahun terakhir, tidak tertandingi dalam sejarah modern.
Dalam satu masa jabatan, Harris menilai Biden telah melampaui legacy mayoritas presiden, yang telah menjabat dua periode.
"Saya pertama kali mengenal Presiden Biden lewat putranya Beau. Kami pernah bekerja bersama sebagai Jaksa Agung di negara bagian kami," kata Harris dalam pidatonya di Gedung Putih, Senin (22/7/2024).
Baca juga : Pengamat: Rencana Tarif Anti Dumping Bisa Picu Kelangkaan Keramik Dalam Negeri
Ini adalah pidato perdana Harris setelah Biden menyatakan mundur dari bursa Capres 2024.
Harris mengungkap, Beau sering bercerita tentang ayahnya. Dia bilang, kualitas yang dihormati Beau terhadap ayahnya sama seperti yang dilihatnya dalam keseharian.
"Kejujurannya, integritasnya, komitmennya terhadap iman dan keluarganya, serta kebesaran hati dan cintanya yang mendalam terhadap negara kita. Saya adalah saksi langsung bahwa setiap hari Presiden Joe Biden berjuang untuk rakyat Amerika. Kami semua sangat, sangat berterima kasih atas pelayanannya kepada bangsa kita," papar Harris.
Seperti diketahui, Biden mengumumkan pengunduran dirinya dari panggung Pilpres 2024, Minggu (21/7/2024). Menyusul desakan internal Partai Demokrat, performa buruk di acara Debat Capres 2024, serta momen kepleset lidah di KTT NATO Washington DC pada 11 Juli 2024.
Posisi Terbaik Untuk Memimpin
Baca juga : Airlangga Tak Tertandingi
Politisi berusia 81 tahun itu kemudian mendukung Wakil Presiden Kamala Harris, untuk menggantikannya.
“Rekan-rekan Demokrat, saya telah memutuskan untuk tidak menerima nominasi dan memfokuskan semua energi pada tugas saya sebagai Presiden, selama sisa masa jabatan saya. Keputusan pertama saya sebagai kandidat yang dicalonkan partai pada tahun 2020 adalah memilih Kamala Harris sebagai Wakil Presiden. Itu adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat,” papar Trump via X, Minggu (21/7/2024).
“Hari ini, saya ingin menawarkan dukungan penuh dan dukungan saya untuk Kamala untuk menjadi calon partai kami tahun ini. Rekan-rekan Demokrat, sudah waktunya kita berkumpul dan mengalahkan Trump,” tandasnya.
Dalam surat pernyataan mundur bertanggal 21 Juli 2024 yang diposting di platform media sosial X, Biden mengklaim telah menjadikan Amerika mencapai kemajuan besar sebagai bangsa dalam 3,5 tahun terakhir. Amerika sukses menjadi negara dengan ekonomi terkuat di dunia.
Baca juga : Cuaca Bekasi Hari Ini Selasa (9/7), Info BMKG Sebut Siang Malam Cerah Berawan
Biden menyebut, pemerintahannya telah berhasil melakukan investasi bersejarah dalam membangun kembali bangsa Amerika, menurunkan biaya obat resep untuk lansia, memperluas akses perawatan kesehatan yang terjangkau ke rekor jumlah orang Amerika.
Di samping memberikan perawatan yang sangat dibutuhkan kepada 1 juta veteran yang terpapar zat beracun. Melewati undang-undang keselamatan senjata api pertama dalam 30 tahun. Menunjuk wanita Afrika-Amerika pertama ke Mahkamah Agung. Serta meloloskan undang-undang iklim paling signifikan dalam sejarah dunia.
"Amerika tidak pernah memiliki posisi yang lebih baik untuk memimpin, ketimbang kami saat ini," tandas Biden.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.