RM.id Rakyat Merdeka - Sebuah desa kecil di India Selatan, Thulasendrapuram, mengalami demam Kamala Harris. Warga desa tersebut girang menyambut pencalonan Harris sebagai bakal kandidat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dan mendoakan sang Wakil Presiden memenangi Pemilu Presiden (Pilpres) November nanti.
Thulasendrapuram adalah kampung halaman kakek dan nenek Harris dari garis ibu. Para warga desa mendandani kampung mereka dengan poster wajah Harris. Berbagai perayaan telah dimulai.
Masyarakat menggelar doa bersama. Sejumlah warga lansia juga membagikan permen untuk anak-anak sebagai bentuk kebanggaan mereka pada sosok wanita 59 tahun tersebut.
Dilansir BBC, Kamis (25/7/2025), penduduk desa di Negeri Bollywood itu mengamati dengan cermat jalannya Pilpres AS. Terutama setelah pengunduran diri Joe Biden dan kemungkinan naiknya Harris sebagai capres AS.
“Bukan hal yang mudah untuk mencapai prestasi yang diraihnya di negara paling kuat di dunia,” ujar pensiunan manajer bank, Krishnamurthi, kepada BBC, Kamis (25/7/2024).
Baca juga : Terima Izin Tambang Setelah Mikir 2 Bulan, Muhammadiyah Ikuti Jejak NU
Khrisna berharap, Partai Demokrat tidak mengganti Harris dengan politisi Demokrat lainnya saat Konvensi Nasional Partai Demokrat pada 19-22 Agustus nanti.
“Kami sangat bangga padanya. Dulu orang India diperintah oleh orang asing, sekarang orang India memimpin negara adi daya,” ujarnya.
Rasa bangga sangat terasa di kalangan perempuan di desa tersebut. Warga memandang Harris sebagai salah satu dari mereka, simbol dari apa yang dapat dilakukan perempuan di mana pun.
“Semua orang mengenalnya, bahkan anak-anak, saudara perempuanku, ibuku. Semua menghormatinya,” ujar salah satu petugas desa Thulasendrapuram, Arulmozhi Sudhakar.
Sebelumnya, empat tahun lalu, saat mendengar Harris digandeng Biden sebagai wakilnya, warga desa juga bergembira. Mereka turun ke jalan membawa kembang api, poster dan kalender ketika Harris menjadi wakil presiden.
Baca juga : 3 Hakim di Surabaya Dihujat Sana-sini
Ada pesta bersama. Ratusan orang menikmati hidangan tradisional India Selatan seperti sambar dan idli. Menurut salah satu kerabat Harris, makanan tersebut sangat disukai Wapres AS itu.
Harris adalah putri dari Shyamala Gopalan, seorang peneliti kanker payudara, yang berasal dari negara bagian Tamil Nadu di bagian selatan India, sebelum pindah ke AS pada 1958. Orang tua Gopalan berasal dari Thulasendrapuram. Sementara ayahnya, seorang imigran dari Jamaika.
“Ibu saya, Shyamala, datang ke AS dari India sendirian pada usia 19 tahun. Dia sosok yang berpengaruh, seorang ilmuwan, aktivis hak-hak sipil, dan seorang ibu yang menanamkan rasa bangga pada kedua putrinya,” ujar Harris dalam cuitan di akun Twitter pribadinya beberapa waktu lalu.
Harris berasal dari keluarga kelas menengah ke atas. Paman dari pihak ibu, Gopalan Balachandran, adalah seorang akademisi. Kakeknya, PV Gopalan, menjadi birokrat India dan ahli mengurusi permukiman untuk pengungsi. Dia juga menjabat sebagai Penasihat Presiden pertama Zambia pada 1960-an.
Didukung Obama
Terpisah, Presiden ke-43 AS Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama mendukung Harris maju di pilpres. Dukungan itu terungkap dalam video yang dirilis Obama dan istrinya, Jumat (26/7/2024). Rekaman tersebut menunjukkan percakapan mereka dengan Harris.
Baca juga : Ngantor Di IKN, Jokowi Nggak Mau Buru-buru
“Michelle dan saya sangat bangga bisa mendukung anda dan melakukan segala yang kami bisa untuk membantu Anda melewati pemilihan ini dan menuju Ruang Oval,” kata Obama, dikutip CNN.
Michelle juga menyampaikan kebanggaan dia terhadap Harris dan menduga pemilu mendatang akan bersejarah.
Harris lalu mengucapkan terima kasih ke keluarga Obama atas dukungan mereka. Perempuan itu juga mengungkapkan rasa syukur atas persahabatan mereka selama puluhan tahun.
Harris juga mengatakan tak sabar untuk bisa kampanye bersama mereka. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 27 Juli 2024 dengan judul "Pasang Poster Dan Gelar Doa Bersama Desa, Di India Terjangkit “Demam” Kamala Harris"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.