Sebelumnya
Kami diterima sejumlah perwakilan dari Tanger Med. Salah satunya, Hamza El Harous. Dialah yang memimpin presentasi.
Sejenak kami menonton video Tanger Med, untuk kemudian berpindah ke lantai atas. Semacam back drop raksasa sudah menyambut kami, lengkap dengan ragam penjelasan lagi berisi info ter-update profil Tanger Med.
Tanger Med ini adalah kompleks pelabuhan industri Maroko, 45 km sebelah timur laut Tanger. Persis di seberang sana, Tarifa, Spanyol. Hanya berjarak 15 km sebelah utara di Selat Gibraltar atau Jabal Thariq.
Baca juga : Dakhla, Surga Nan Sejuk Di Tengah Sahara
Gibraltar adalah derivasi Spanyol dari nama Arab, Jabal Thariq (Bukit Thariq), diambil dari nama Thariq bin Ziyad. Nama selat pemisah benua Afrika dan Eropa pun kemudian dinamai Selat Gibraltar.
Sementara Thariq, adalah komandan militer Kekhalifahan Dinasti Umayyah di Suriah, pemimpin penaklukan Muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya) pada 711 M.
Kembali ke Tanger Med, pelabuhan ini memiliki kapasitas penanganan 9 juta kontainer! Salah satu pelabuhan industri terbesar di dunia, dan pelabuhan terbesar di Afrika serta Laut Tengah, termasuk 7 juta penumpang, 700 ribu truk, dan ekspor 1 juta kendaraan!
Baca juga : Maroko Punya Super Komputer Tercanggih
Tak cuma itu. Tanger Med juga terdiri dari platform industri untuk 1.100 perusahaan, mewakili bisnis ekspor tahunan sebesar 8 miliar Euro, pada 2020 lalu, beroperasi di berbagai sektor seperti otomotif, penerbangan, pengolahan makanan, logistik, dan tekstil.
Dijelaskan Hamza, Tanger Med memang proyek prioritas strategis Kerajaan Maroko untuk pembangunan ekonomi dan sosial, terutama di wilayah Maroko Utara.
Proyek ini bagian kebijakan ekonomi yang mengarahkan Maroko ke arah ekspor, dengan penekanan khusus pada perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa. Proyek ini pun dinilai memberi dampak ekonomi penting dalam lapangan pekerjaan, penciptaan nilai tambah dan investasi asing. Posisinya yang khusus di Selat Gibraltar, di persimpangan dua rute maritim utama, dan 15 km dari Uni Eropa, memungkinkannya melayani pasar ratusan juta konsumen melalui zona bebas industri dan komersial.
Baca juga : Mendarat Di Casablanca, Nge-teh Mint Di Pusat Kota
Meski proyek luarbiasa besar, lingkungan bisnis ini tetap diingatkan pada Lagu Kebangsaan Maroko, yang di ujung lagu itu berupa motto berisi pesan. Di ujung timur laut pelabuhan Tanger Med, di sisi Montaña Kasbah yang berdekatan, sebuah prasasti Arab raksasa bercahaya di sebuah bukit, menyambut para pelaut yang menuju ke arah timur melalui Selat Gibraltar.
Prasasti ini bertuliskan "Allāh, Al-Waṭan, Al-Malīk" ("Allah, Tanah Air, Raja"), semboyan nasional Maroko. Prasasti ini dapat dilihat di Google Earth. Juga dapat dilihat dari jarak 15 km dari Tarifa, Spanyol. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.