Sebelumnya
Casablanca juga kota pusat keuangan signifikan, menempati peringkat ke-54 secara global peringkat Indeks Pusat Keuangan Global September 2023, di antara Brussel dan Roma. Lalu, Bursa Efek Casablanca merupakan yang terbesar ketiga di Afrika, dalam hal kapitalisasi pasar, per Desember 2022.
Perusahaan-perusahaan besar Maroko dan banyak perusahaan Amerika dan Eropa terbesar yang beroperasi di negara ini memiliki kantor pusat dan fasilitas industri utama di Casablanca. Statistik industri terbaru menunjukkan, Casablanca adalah zona industri utama di negara ini.
Meski kota terbesar, Casablanca “hanya” sebagai kota pusat keuangan. Bukan sebagai ibu kota. Karena ibu kota Maroko adalah Rabat, 87,1 km dari Casablanca jaraknya. Atau sekitar 1 jam naik mobil.
Baca juga : Masjid Hassan II Casablanca Di Tepi Atlantik
Karena mendarat di kota ini sudah pukul 14:20 siang dan langsung berdiskusi di Casablanca Finance City, setelah itu baru kami punya waktu untuk melihat-lihat suasana kota. Setelah check in di sebuah hotel di kawasan Angle Zaid Ouhmad, Rue Sidi Belyout dan istirahat sebentar di hotel, petangnya kami pergi ke salah satu lokasi di Casablanca, kawasan Hubous atau Habous.
Jarak dari hotel ke sini hanya sekitar 3 km. Tiba hanya dalam waktu kurang lebih 10 menitan. Kami tiba di sini menjelang pukul 21:00. Karena musim panas, jam segini masih petang. Baru selesai shalat magrib bagi yang beragama Islam.
Habous, merupakan salah satu kawasan tua di Casablanca. Perkembangannya dimulai pada 1916, pada tahap awal wilayah yang dikuasai (protektorat) Prancis.
Baca juga : Cape Spartel, Pemandangan Selat Gibraltar Yang Menakjubkan
Lingkungan ini merupakan pusat budaya dan agama Casablanca dan Maroko, karena di sini ada kantor Kementerian Urusan Islam Maroko serta toko-toko buku dari penerbit Maroko dan Arab yang penting.
Karena banyak bangunan tradisional dan bersejarah, kawasan ini pun jadi lokasi favorit tujuan wisata.
Di antara bangunan lama yang menarik di sini adalah Masjid Sultan Yusuf yang dirancang oleh Auguste Cadet dan Edmond Brion, dibangun dari 1934 hingga 1936. Juga ada gedung Mahkamat al-Pasha, salah satu bangunan terpenting di Habous, dibangun pada 1941-1942.
Baca juga : PT JIP Dampingi Dinas Bina Marga Jakarta Lakukan Penurunan Kabel Udara
Menyaksikan senja yang mulai disinari lampu-lampu jalanan kuning jingga, membuat suasana terasa romantis. Terlebih dengan tampilan bangunan-bangunan tua, banyaknya warga bersantai di cafe menghadap ke jalanan yang lengang, hilang rasanya penat seharian hari ini dan jetlag penerbangan 12,635 km dari Jakarta. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.