BREAKING NEWS
 

Cara Capres Kumpulkan Dukungan

Harris-Walz Tur Naik Bus, Trump-Vance Jualan NFT

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 30 Agustus 2024 06:35 WIB
Inilah bus yang membawa Harris-Walz dalam tur kampanyenya. (Foto: Erin Schaff/The New York Times)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kurang dari tiga bulan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS), kubu Partai Demokrat dan Partai Republik terus mengumpulkan dukungan dan dana kampanye dengan cara yang berbeda.

Di kubu Demokrat, pasangan Wakil Presiden AS Kamala Har­ris dan Gubernur Minnesota Tim Walz memulai tur dengan bus ke wilayah tenggara Paman Sam.

Dengan menaiki bus yang ditempeli tulisan besar berbu­nyi A New Way Forward atau ‘Jalan Baru Menuju Masa Depan’, Harris-Walz melakukan pemberhentian pertama mereka di sekolah menengah di Hinesville, Georgia, Rabu (28/8/2024) siang waktu setempat.

Tur kampanye Harris-Walz ini sengaja memilih wilayah yang jarang disambangi para kandidat calon presiden dan calon wakil presiden dari Demokrat.

Baca juga : Duo Ganda Garuda Menyala

Kedatangannya seolah-olah menunjukkan keyakinan dan opti­mismenya kepada para pendukung Demokrat di wilayah Georgia.

Hasil jajak pendapat pertenga­han Agustus, Harris berhasil mengumpulkan dukungan 48 persen suara responden. Angka ini lebih tinggi 10 persen dibanding du­kungan Georgia untuk Joe Biden.

Tur kampanye dengan bus kali ini diharapkan dapat memberi­kan gambaran bahwa pasangan Harris-Walz sangat dekat dengan rakyat dan siap berhenti dan berbincang dengan siapa saja.

Georgia memiliki populasi pemilih kulit hitam yang be­sar. Mereka tersebar merata di wilayah kota dan desa.

Baca juga : Bocah Pecahkan Guci Berusia 3.500 Tahun

Partai Demokrat menekankan, mereka harus meningkatkan jumlah pemilih di luar kota-kota besar dan pinggiran kota untuk mengalahkan pasangan Donald Trump-JD Vance, di seluruh negara bagian tersebut.

Kunjungan Harris-Walz ke Georgia mengingatkan kita pada kampanye Presiden Bill Clinton pada 1992. Clinton dan Al Gore, pasangannya, melintasi kota-kota pedesaan di Peach State.

Clinton kemudian memenang­kan Georgia dengan selisih kurang dari satu persen, menjadi­kannya sebagai capres Demokrat terakhir yang mengambil alih negara bagian tersebut sebelum kemenangan Biden pada 2020.

Sementara, Trump melun­curkan koleksi kartu Non Fun­gible Tokens (NFT), aset digital yang berada dalam jaringan teknologi blockchain, Selasa (27/8/2024). Berkat teknologi blockchain, setiap karya digital memiliki tanda unik, sulit direp­likasi atau dipalsukan.

Adsense

Baca juga : Lega, Ammar Divonis Tiga Tahun Penjara

Dengan kata lain, NFT memi­liki fungsi serupa dengan serti­fikat keaslian barang di dunia nyata. Di dalam aset tersebut terdapat keterangan tentang riwayat kepemilikan NFT.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense