Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Kabinet Pramono Anung telah mendaftarkan diri sebagai Cagub Jakarta. Pramono mengaku sudah mendapat restu dari Presiden Jokowi.
Setelah disebut-sebut bakal jagokan mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, PDIP akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada kader seniornya, Pramono Anung untuk bertarung di Pilgub Jakarta. Pramono dipasangkan dengan sesama kader banteng, Rano Karno. Pramono-Rano akan melawan jagoan Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus; Ridwan Kamil-Suswono.
Pramono-Rano menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta, sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta periode 2024-2029. Rangkaian pendaftaran pasangan ini, dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dari Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Pramono dan Rano kompak memakai beskap khas Betawi dengan warna berbeda: hitam dan putih. Di lehernya melingkar sarung, dan peci hitam di kepala. Pasangan ini awalnya berangkat diantar mobil Toyota Alphard warna hitam. Di tengah jalan, Pramono dan Rano berganti kendaraan oplet berwarna biru yang pernah dipakai Rano syuting film ‘Si Doel Anak Sekolahan’.
Baca juga : Basuki Minta Tambahan 20 T, DPR Langsung Setuju
“Kita naik oplet Rano Doel Karno,” kata Pramono.
Iring-iringan rombongan ini dimeriahkan tanjidor, marching band, dan tari nusantara. Beberapa elite PDIP turut mengantar Pramono dan Rano ke KPU, antara lain Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Tri Rismaharini, Eriko Sotarduga, dan Chico Hakim.
Rombongan tiba di KPU Jakarta sekitar pukul 11.02 WIB, disambut tari-tarian tradisional. Di lokasi sudah ada ketua DPP PDIP yang juga mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono, hingga Arya Bima.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata. Rombongan kemudian dipersilakan masuk ruangan untuk mengurus syarat administrasi.
Baca juga : Herzaky Mahendra Putra: Pindah Mendukung Benyamin Davnie
Beres mendaftar, Pramono memberikan keterangan kepada wartawan. Pramono mengaku tidak pernah membayangkan bakal dicalonkan PDIP sebagai cagub Jakarta. Begitu pula dengan penugasan Rano sebagai wakilnya. Meski begitu, Pramono menyampaikan, amanah yang dititipkan ini bakal dijadikan modal untuk berbuat lebih kepada warga Jakarta.
“Kami akan bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan hati, turun ke bawah dan sekaligus menyapa seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Pramono.
Dalam kesempatan ini, Pramono juga menyampaikan telah meminta izin dua kali kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk menjadi cagub Jakarta. Mengingat, posisinya sebagai Sekretaris Kabinet di Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.
Ketika menyampaikan permohonan izin, Pramono menuturkan, Jokowi memberikan lampu hijau untuk bersaing di Pilkada Jakarta.
Baca juga : Riza Patria: Bakalan Ada Tugas Yang Lain Untuk Saya
“Beliau dengan spontan menyampaikan. ‘Mas, tidak banyak orang yang mendapatkan kesempatan seperti ini. Harus maju’,” tutur Pramono.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya