BREAKING NEWS
 

Ngobrol Di Pesawat Singapura-Vatikan

Paus Puji Indonesia Negeri Yang Indah

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 15 September 2024 08:00 WIB
Paus Fransiskus saat akan melakukan tanya jawab dengan wartawan di pesawat Singapore Airlines dalam perjalanan Singapura-Roma, Italia, Jumat (13/9/2024). (Foto: X/VaticanNews)

RM.id  Rakyat Merdeka - Paus Fransiskus telah merampungkan 12 hari perjalanan apostoliknya ke empat negara; Indonesia, Timor Leste, Papua Nugini, dan Singapura. Paus dan rombongan kemudian bertolak dari Singapura untuk pulang ke Vatikan, Jumat (13/9/2024) siang.

Dalam perjalanan pulang ke Vatikan, Paus membuka sesi tanya jawab dengan jurnalis yang ikut dalam pesawat. Sesi tanya jawab itu, digelar di pesawat Singapore Airlines, dalam perjalanan dari Singapura menuju Roma, Italia. Pesawat terbang dari Bandara Internasional Changi, Singapura, sekitar pukul 11.20 siang. Penerbangan Singapura-Roma memakan waktu sekitar 12 jam.

Tak lama setelah pesawat lepas landas, para juru kamera bergerak cepat. Mereka mengambil tempat di kursi sebelah kiri dan kanan. Sambil menyiapkan tripod, memasang kamera dan mikrofon. Staf Kantor Pers Vatikan juga sibuk mempersiapkan tiga speaker portable. Tiga speaker portable itu, diletakkan di tempat bagasi kabin.

Baca juga : Mirah Sumirat: Upah Murah, Warga Pun Cari Yang Murah

Satu jam kemudian, tirai pembatas antara zona tengah dan belakang dibuka. Paus muncul dengan langkah pendek-pendek. Mengenakan jubah putih dan kalung salib, Kepala Negara Vatikan itu, langsung disambut dengan tepuk tangan meriah.

Direktur Kantor Pers Vatikan, Matteo Bruni kemudian membuka sesi tanya jawab dengan bahasa Italia. Ia mempersilakan para jurnalis yang sudah duduk manis di kursi depan untuk bertanya. Para wartawan memanfaatkan kesempatan langka ini dengan mengajukan beragam topik pertanyaan.

Total ada sepuluh jurnalis yang bertanya. Kesempatan pertama diberikan kepada media dari negara yang baru saja dikunjungi Paus yaitu, Singapura, Timor Leste, dan lanjut Indonesia.

Baca juga : Rahmad Handoyo: Utamain Hak Pekerja Yang Terkena PHK

Setelah itu wartawan dari media China, Amerika Serikat, Italia, Jerman, Prancis, dan Argentina. Setiap jurnalis diizinkan untuk menyampaikan dua pertanyaan. Karena tidak ada perwakilan dari media Papua Nugini, Bruni meminta Paus untuk berkomentar mengenai kunjungannya ke Papua Nugini.

Para jurnalis bertanya menggunakan bahasa Inggris, Italia dan Portugis. Matteo Bruni, kemudian menerjemahkan pertanyaan-pertanyaan tersebut ke dalam bahasa Italia untuk Paus.

Pertanyaan yang disampaikan jurnalis ini bervariasi. Kadang menukik tajam, langsung to the point. Paus menjawab setiap pertanyaan itu, dengan santai. Sesekali menyelipkan candaan yang membuat wartawan tertawa.

Baca juga : Menteri Siti Dianugerahi Gelar Ibu Manggala Agni

Saat Paus berbicara, para wartawan sibuk mengetik jawaban di laptop. Ada juga yang masih mencatat dengan cara stenograf di notes. Metode menulis wawancara yang jarang ditemukan lagi di Indonesia.

Pertanyaan yang diajukan sangat beragam, mulai dari kondisi negara-negara yang akan dikunjungi, hubungan Vatikan dengan China, hingga isu pemilihan presiden Amerika Serikat. Paus menjawab semuanya dengan santai, tanpa perlu membaca catatan. Sesi tanya jawab berlangsung selama 45 menit, cukup lama, menunjukkan bahwa suasana hati Paus sedang baik.

Adsense

Selama sesi tersebut, pesawat beberapa kali mengalami turbulensi. Bahkan, satu kali kapten pilot berbicara lewat pengeras suara meminta penumpang untuk duduk dan memasang sabuk pengaman. Namun, keterangan pers dari Paus terus berlanjut. Bahkan Paus menanggapi turbulensi itu dengan candaan. “Pertanyaan kamu membuat turbulensi,” kata Paus, disambut tawa hadirin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense