BREAKING NEWS
 

RS Kewalahan, Korban Dirawat Di Tempat Parkir

Tragedi Ledakan Pager, Lebanon Berdarah-darah

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 19 September 2024 06:20 WIB
Warga memadati halaman American University of Beirut Medical Center (AUBMC) usai ribuan orang, termasuk milisi Hizbullah dan petugas medis, terluka ketika pager yang mereka gunakan untuk berkomunikasi meledak di seluruh Lebanon, menurut sumber keamanan, di Beirut, Lebanon 17 September 2024. Foto: REUTERS/MOHAMED AZAKIR

 Sebelumnya 
Belum ada komentar resmi dari Israel. Namun kelompok Zionis itu mendesak warganya berhati-hati setelah Hizbullah menjanjikan pembalasan.

Pemberitaan New York Times menyebut, militer Israel menyelipkan bahan peledak di sejumlah pager buatan Taiwan untuk melakukan serangan massal pada Selasa terhadap anggota Hizbullah di Lebanon. Hal ini diungkapkan para pejabat Amerika Serikat (AS).

Menurut media Israel, Walla, operasi serangan pager di Leba­non, adalah upaya menetralkan sebagian besar sistem komando dan kendali militer Hizbullah.

Baca juga : Pahala Ingin Usut Big Fish, Tanak Jelaskan Soal Etik

Ledakan massal itu terjadi di tengah serangan lintas batas an­tara Hizbullah dan Israel dengan latar belakang serangan brutal Israel di Jalur Gaza.

Konflik di wilayah kantong Palestina itu telah menewaskan lebih dari 41.200 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, menyusul serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober tahun lalu.

Liga Arab Marah

Menanggapi tragedi ledakan pager di Lebanon, Liga Arab marah besar. Organisasi itu pun memperingatkan kemungkinan risiko meningkatnya ketegangan di Timur Tengah karena peris­tiwa tersebut.

Baca juga : Nikita Mirzani, Anak Dipaksa Aborsi Oleh Vadel Badjideh

“Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengutuk keras serangan berbaha­ya Israel terhadap infrastruktur komunikasi di Lebanon yang telah merenggut banyak nyawa. Termasuk seorang anak dan mengakibatkan ribuan orang terluka,” bunyi pernyataan Liga Arab dikutip Sputnik, Rabu (18/9/2024).

Gheit juga menuding para pemimpin Israel ingin memper­luas skala perang di front selatan Lebanon.

Dia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memenuhi tanggung jawabnya dengan menangani dan menghentikan ancaman Israel di Timur Tengah. DAY

Baca juga : APBN 2025 Diketok DPR: Penerimaan 3.000 T, Belanjanya 3.600 T

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 19 September 2024 dengan judul "RS Kewalahan, Korban Dirawat Di Tempat Parkir, Tragedi Ledakan Pager, Lebanon Berdarah-darah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense