BREAKING NEWS
 

Diresmikan Menag, Lembaga Sertifikasi Halal Kini Hadir Di Jepang

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Senin, 30 September 2024 07:54 WIB
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas hadiri peluncuran Lembaga Sertifikasi Halal berbasis Komunitas Muslim Indonesia yang pertama atau Halal International Trust Organization (HITO) di KBRI Tokyo, pada Minggu (29/9)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia meluncurkan Lembaga Sertifikasi Halal berbasis Komunitas Muslim Indonesia yang pertama atau Halal International Trust Organization (HITO) di KBRI Tokyo, pada Minggu (29/9).

Lembaga halal ini untuk memperkuat akses layanan halal bagi masyarakat Indonesia yang tinggal dan berkunjung di Jepang.  HITO adalah lembaga sertifikasi halal berbasis komunitas yang berada di bawah Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII). HITO bertujuan mendampingi para pengusaha pangan lokal di Jepang untuk memiliki kebijakan halal serta menerapkan prinsip-prinsip kehalalan produk. Pada saat ini, sertifikasi halal HITO hanya diperuntukan pasar Jepang dan tidak berorientasi ekspor.

Acara peluncuran HITO dilakukan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, Duta Besar Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham di KBRI Tokyo, serta Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sholahudin Al Ayub secara daring.

Baca juga : Menteri AHY Serahkan 52 Sertipikat Tanah Wakaf Di Pasuruan

Dalam keterangannya, Dubes Heri menyampaikan peluncuran HITO juga mewakili penguatan kerja sama antara Indonesia dan Jepang, untuk mempermudah perusahaan memasuki pasar makanan halal di satu sisi dan menambah pilihan produk makanan halal untuk warga muslim, khususnya warga asal Indonesia, yang berada di Jepang.

"Pasar halal Jepang terus berkembang dengan proyeksi nilai mencapai lebih dari 68 juta USD pada tahun 2024 dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 6,3%. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan, baik dari komunitas muslim lokal maupun meningkatnya jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke Jepang. Saat ini, terdapat sekitar 180 ribu WNI yang tinggal di Jepang, dan mayoritas beragama Islam. Komunitas yang berkembang ini, selain berkontribusi terhadap keragaman budaya Jepang, juga memperkuat perlunya keberadaan lembaga sertifikasi halal yang memahami persyaratan bagi umat Muslim di Jepang,” terang Heri.

Adsense

Sementara Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembentukan HITO memiliki arti yang strategis.

Baca juga : Andi Syafrani Minta Klarifikasi Pansel Kompolnas

“Sertifikasi HITO akan menjadi bagian penting dari ekosistem halal di Jepang, yang dibangun oleh komunitas Muslim Indonesia di Jepang. Peluncuran HITO diharapkan juga akan dapat memperluas akses produk halal Indonesia, termasuk produk-produk UMKM ke pasar internasional yang lebih luas. 

"Hal tersebut, bukan hanya sebuah prestasi bagi UMKM, tetapi juga langkah besar dalam mendukung produk halal Indonesia bersaing secara global, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang dalam sektor ekonomi dan terutama pada industri halal,” tegas Yaqut

Pada kesempatan peluncuran, telah dilakukan penyerahan sertifikat halal oleh Kepala BPJPH yang disaksikan Menteri Agama kepada 4 Lembaga Halal Luar Negeri Jepang antara lain Japan Muslim Association, Japan Halal Association, Muslim Profesional Japan Association, dan Japan Islamic Trust. 

Baca juga : Pembentukan Angkatan Siber Semakin Diseriusi Pemerintah

Acara peresmian turut diikuti dengan penyerahan sertifikasi halal HITO dari Duta Besar Heri Akhmadi kepada 5 Perusahaan di Jepang yang terdiri atas Nine Stars, Co. Ltd. , ruparupa Japan, Monggo Moro, Maruzen Co. Ltd., dan Ani & Ivan.

HITO adalah lembaga sertifikasi halal yang tidak hanya mematuhi standar halal global, namun juga mempertimbangkan kondisi lokal dan kearifan budaya Jepang yang unik. Sertifikasi HITO dirancang khusus untuk pasar Jepang, menjembatani ketaatan beragama dengan nilai-nilai kualitas, presisi, dan kepedulian, yang menjadi ciri khas Jepang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense