RM.id Rakyat Merdeka - Gedung Putih menerbitkan catatan medis yang menyebutkan Calon Presiden (Capres) dari Partai Demokrat Kamala Harris layak menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Tim Kampanye Harris menantang Capres Partai Republik Donald Trump melakukan hal yang sama.
Kolonel Angkatan Darat AS yang telah menjadi dokter Harris selama lebih dari tiga tahun, Joshua Simmons menulis bahwa pemeriksaan fisik terakhirnya pada April tampak normal. Pasalnya, Harris mempertahankan gaya hidup yang sehat dan aktif.
Dokter mencatat, Harris memiliki riwayat keluarga kanker usus besar dan menderita alergi. Namun dia terus menjalani perawatan pencegahan yang direkomendasikan, termasuk menjalani kolonoskopi dan mammogram tahunan.
Baca juga : Masak Steak Di Hari Ultah Pacar
Berbicara kepada para wartawan, Sabtu (11/10/204) menjelang kunjungan ke North Carolina, Harris menyebut keengganan Trump mempublikasikan catatannya sebagai contoh kurangnya transparansi.
Wakil Presiden AS itu bahkan menuduh Trump sengaja menyembunyikan kondisi kesehatannya karena tidak ingin rakyat melihat dia layak menjadi presiden atau tidak.
Tanpa mengungkapkan catatan medis Trump, tim kampanye mantan Presiden AS tersebut menanggapi dengan mengutip laporan dokter yang mengatakan Trump dalam kesehatan yang sangat baik.
Baca juga : Urusan Kabinet, Gibran Serahkan Ke Prabowo
“Semua telah menyimpulkan bahwa dia (Trump) dalam kesehatan yang sempurna dan sangat baik untuk menjadi Panglima Tertinggi,” kata Direktur komunikasi Tim Kampanye Trump, Steven Cheung.
Tim kampanye Partai Republik memuji kandidatnya karena tetap aktif meski memiliki jadwal kampanye sibuk. Mereka menyindir Harris yang dinilai tidak memiliki stamina seperti Trump.
Trump juga terus bersikeras bahwa dia layak kembali menjabat Presiden. Sabtu lalu, pihaknya menerbitkan ulang pernyataan dari mantan dokter Gedung Putih, Ronny Jackson, yang dirilis setelah percobaan pembunuhan terhadap Trump Juli lalu. Dalam insiden tersebut, peluru menyerempet telinga kanannya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.